Pengaruh Ovariektomi Terhadap Gambaran Mikroskopis Uterus tikus Wistar
KHASANAH, Ni’matul, Hartiningsih
2012 | Skripsi |Penelitian tentang dilakukan untuk mengetahui efek ovariektomi terhadap gambaran mikroskopis uterus. Dalam penelitian ini dipergunakan 10 ekor tikus wistar betina umur 8 minggu. Tikus ditempatkan dalam kandang individu dengan suhu ruang berkisar 22-25oC, diberi pakan standar dan air minum aquabidestilata secara ad libitum. Tikus dibagi 2 kelompok (kontrol dan ovariektomi) masing-masing 5 tikus. Pada waktu umur 9 minggu, tikus kelompok ovariektomi dilakukan operasi ovariektomi (pengambilan ovarium) sesuai metode yang digambarkan Wanfort and Flecknell (1992) yaitu dengan membuat sayatan pada linea alba mulai dari umbilikus ke arah kaudal. Sebagai anestetikanya digunakan ketamin 10% dosis 50 mg/kg berat badan dan xylasin 2% dosis 5 mg/kg berat badan. Hal yang sama dilakukan pada tikus kontrol meskipun tidak dilakukan pengambilan ovarium (operasi semu). Satu hari pasca operasi, semua tikus diberi pakan standar selama 6 minggu. Pakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pakan standar yang mempunyai kandungan protein 20%, Ca 0,6%, P 0,4% dan air minum aquabidestilata secara ad libitum. Pada akhir penelitian tikus dieuthanasia, uterus diambil dan dimasukkan ke dalam formalin 10% untuk pembuatan preparat histopatologik. Parameter yang digunakan dalam pembacaan preparat histologis uterus berupa tebal endometrium, panjang epitel dan jumlah glandula. Hasil penelitian ovariektomi terhadap uterus tikus Wistar menunjukkan penipisan atau terjadi penurunan tebal endometrium, epitel mukosa endometrium berbentuk kuboid, sedangkan panjang epitel endometrium dan jumlah glandula uterine tidak mengalami perubahan. Hasil penelitian dapat disimpulkan ovariektomi pada tikus Wistar menyebabkan penipisan atau penurunan tebal endometrium. Kata kunci: Ovariektomi, uterus.
The effect ovariectomy to uterine in Wistar rats microscopic of mice. This research was conducted for finding out the effect of ovariectomy to the uterus. In this research, animals used are 10 female Wistar rats age 8 weeks. Rats were placed in individual cages with room temperature around 22-25C, standard feed and aquabidestilata water given ad libitum. Rats were divided into two groups (control and ovariectomy groups) with 5 rats per group. At the age of 9 weeks, ovariectomy-group rats were being operated and the ovaries are taken. Ovariectomy surgery method was carried out as Wanfort and Flecknell’s method (1992). The method explained is by making an incision in linea alba starting from umbilicus to caudal part. Used as anesthetic drug is a mixing of ketamine and xylazine injected intramuscularly. The same treatment is done to control-group rats even though the ovaries were not taken (pseudo-surgery). After surgery, then all rats were taken care for 6 weeks. At the end of the research, rats were euthanized and the uterus were taken then kept in 10% formalin solution for histopathological smear. Parameter used in uterus histological preparation reading are endometrium thickness, epithelial length and number of glands. The result of Wistar rats’ ovariectomy study shows depletion or decrease of endometrial thickness, cuboid shaping of endometrial mucous epithelium, whereas the length of endometrial epithelium and the number of glands are not changed. From the result, it can be concluded that ovariectomy in Wistar rats cause depletion or decrease of endometrial thickness. Keywords: ovariectomy, uterus
Kata Kunci : Ovariektomi, uterus