IDENTIFIKASI CACING Paratanaisia sp. (Famili : Eucotylidae) BURUNG MERPATI (Columba livia) SECARA MOLEKULER PADA REGION INTERNAL TRANSCRIBED SPACER 1 (ITS1)
DEWI, Dias Aprita, Joko Prastowo
2013 | Tesis |Cacing Paratanaisia sp. merupakan trematoda parasitik yang sering ditemukan berlokasi pada ginjal burung merpati. Selama ini identifikasi Paratanaisia sp. masih terbatas pada karakter morfologi, sehingga diperlukan identifikasi berdasarkan karakter molekuler sebagai penunjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter secara molekuler serta hubungan filogenetik cacing Paratanaisia sp. burung merpati wilayah Kulon Progo, Magelang, Yogyakarta, dan Klaten berdasarkan sekuen nukleotida penyusun ITS1. Sampel cacing diperoleh dari ginjal burung merpati yang berasal dari wilayah Yogyakarta, Kulon Progo, Klaten dan Magelang. Cacing diwarnai dengan pengecatan Semichone`s carmine, kemudian diidentifikasi morfologinya. Cacing diekstraksi DNAnya, selanjutnya diamplifikasi dengan teknik PCR. Produk PCR kemudian disekuensing untuk menentukan urutan basa nukleotida penyusun ITS1. Hasil sekuensing dianalisis susunan basa nukleotidanya menggunakan program MEGA versi 5.05. Pemeriksaan morfologi cacing menunjukkan bahwa cacing adalah Paratanaisia sp. Sekuensing dan alignment sekuen ITS1 mendapatkan basa nukleotida sebanyak 523 bp. Matriks perbedaan nukleotida dengan metode no. of distances, terdapat 20 basa nukleotida yang berbeda untuk Paratanaisia sp. Klaten dibanding Paratanaisia sp. Kulon Progo, Yogyakarta, dan Magelang. Jarak genetik dihitung menggunakan model Kimura-2 Parameter, terdapat jarak genetik 4% antara Paratanaisia sp. asal Klaten dibanding Paratanaisia sp. asal Kulon Progo, Yogyakarta, dan Magelang. Analisis filogenetik sekuens dengan metode Neighbour Joining dan Maximum Parsimony menunjukkan bahwa keempat sampel Paratanaisia sp. asal Kulon Progo, Yogyakarta, Magelang, dan Klaten berada dalam satu cluster dengan nilai bootstrap yang tinggi.
Paratanaisia sp. is trematode that found in kidney of pigeon. As far as, identification of Paratanaisia sp. in Indonesian did by morphology characteristic. Morphological identification was neeeded molecular identification to support it. The aim of this research was investigated molecular characteristic and phylogenetic of Paratanaisia sp. from Kulon Progo, Yogyakarta, Magelang, and Klaten based on ITS1 region. The worms were found from pigeon`s kidney Kulon Progo, Yogyakarta, Magelang and Klaten. The worms were coloured with Semichone`s Carmine stain and identificated their morphological character. The DNA of worms were extracted and amphlificated using PCR technique. Amplikon as PCR product was sekuensed and allignmented to detemine of arrange nucleotide. Number of different, genetic distances and phylogenetic of the nucleotide was analyzed with MEGA 5.05. The result of morphological identification show that the worm is Paratanaisia sp.. The result of sekuensing allignment on ITS1 region is 523 bp. Number of different nucleotide for Paratanaisia sp. Klaten is 20 base than the others. Genetic distance with Kimura- 2 Parameter test for Paratanaisia sp. Klaten is 4% than the others. Phylogenetic analyze with Neighbor Joining and Maximum Parsimony show that Paratanaisia sp. Klaten, Yogyakarta, Magelang and Kulon Progo have the same cluster with highly bootsrap.
Kata Kunci : Pigeon, trematode, kidney, Paratanaisia sp.