Laporkan Masalah

Pengembangan model pembelajaran geografi berbasis sistem informasi geografis untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar : Studi kasus eksperimen di Sekolah Menengah Atas Negeri XI Kota Bandung

Iwan Setiawan,

2016 | Disertasi |

Pemanfaatan SIG untuk pembelajaran geografi telah dilakukan oleh sejumlah guru di beberapa negara di dunia. Namun, pemanfaatan SIG secara meluas terkendala salah satunya oleh ketersediaan aplikasi yang masih terbatas untuk bidang pendidikan. Keterbatasan tersebut terutama dalam hal basisdata yang sesuai dengan kurikulum masing-masing negara, ketersediaan basisdata lokal dan desain antarmuka yang lebih user friendly, sehingga mudah digunakan oleh para guru dan peserta didik. Pemanfaatan SIG dalam pembelajaran geografi bertujuan agar pembelajaran geografi lebih menarik, sehingga meningkatkan motivasi dan prestasi belajar. Namun demikian, kajian tentang pengaruh pemanfaatan SIG terhadap motivasi dan prestasi belajar geografi masih terbatas dan belum konsisten. Berdasarkan keadaan tersebut, penelitian ini berupaya mengembangkan Sistem Informasi Geografis yang mudah digunakan dan memiliki ketersersedian data yang sesuai untuk kepentingan pembelajaran geografi di Indonesia, baik pada tingkat nasional maupun lokal. Pertanyaan yang diajukan adalah bagaimanakah mengembangkan aplikasi SIG sebagai media pembelajaran Geografi dan bagaimanakah pengaruh pemanfaatan SIG terhadap motivasi dan prestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran geografi. Aplikasi SIG yang dikembangkan menggunakan aplikasi opensource DotSpatial. Aplikasi yang telah dikembangkan kemudian diuji dengan menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-experiment dengan mengambil SMAN 10 sebagai lokasi ujicoba instrumen dan SMAN 11 sebagai tempat eksperimen. Pelaksanaan penelitian diselenggarakan di kelas IPS 5 sebagai kelompok eksperimen dan IPS 3 sebagai kelompok kontrol. Desain quasi-experiment yang digunakan adalah desain dengan kelompok kontrol yang tak setara. Penelitian ini menggunakan variabel SIG sebagai media pembelajaran , variabel prestasi dan motivasi belajar peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah instrumen test dan non test. Instrumen test berupa pilihan ganda (multiple-choice test) dan instrumen non test berupa skala Likert (Likert Scale). Teknik analisis yang digunakan adalah Anava Mixed Design (AMD) dan Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIG dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran dengan merancang desain antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan serta basis data sesuai kurikulum yang berlaku di sekolah. Aplikasi SIG yang dikembangkan melalui penelitian ini tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Tidak ada perbedaan motivasi belajar pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Hal ini bisa terjadi karena pada kelas eksperimen, peserta didik belum terbiasa menelusuri data melalui SIG. Pengaruhnya yang signifikan terjadi pada prestasi belajar peserta didik. Kelas eksperimen menunjukkan prestasi belajar yang lebih tinggi dari kelas kontrol. Hal ini terjadi karena peserta didik memperoleh informasi dengan menelusuri sendiri data yang tersedia dalam SIG, sehingga bisa diingat lebih lama.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.