Laporkan Masalah

Model pengendalian kesehatan tenaga kerja pada kegiatan pengecoran logam tradisional : Studi kasus dikawasan industri Batur, Klaten, Jawa Tengah

Latifah Hanum Damanik,

2015 | Disertasi |

Penelitian yang dilakukan di PT. Bonjor Klaten bertujuan mengetahui sebaran debu logam di dalam ruang pengecoran yang berpengaruh terhadap kesehatan tenaga kerja. Penyakit akibat pemaparan terhadap zat kimia yang dominan dalam proses produksi pengecoran logam yang ada di PT. Bonjor Jaya Klaten adalah silika dan mangan. Zat ini diduga memberikan dampak penyakit berupa Silikosis, yang mana silicosis adalah pneumokoniosis yang disebabkan mengisap (inhalasi) debu silica bebas (SiO2) dan di duga terkena penyakit yang disebabkan terhidup zat kimia silica, penyakit ini menjadi persoalan penting bagi para tenaga kerja pada pabrik yang sudah berjalan selama dua puluh tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian dengan analisys path. Berdasarkan hasil didapat bahwa dalam kegiatan dapur kupola di ruang pengecoran menghasilkan partikel zat kimia yang berasal dari cerobong asap dan saluran keluaran dapur kupola yang tersebar semakin lama terpapar maka dapat memberikan dampak timbulnya penyakit paru-paru dan kulit. Model pengendalian tenaga kerja yang ada di PT. Bonjor berupa temuan penelitian antara lain: simulasi digital mengenai sebaran pola arah dan jatuhnya partikel zat kimia silikon dan mangan yang tersebar di dalam ruang pengecoran logam, perencanaan SOP kegiatan persiapan bahan baku, pengisian dan pengoperasian dapur kupola berdasarkan hazard dalam lingkungan tempat kerja, dalam upaya pengendalian pencemaran debu logam dengan menggunakan alat pelindung diri dan pengawasan terhadap lingkungan tempat kerja, dan penerapan peraturan perundang-undangan keselamatan dan kesehatan kerja yang berkaitan perizinan perusahaan dan penerapan SMK3 di dalam perusahaan PT. Bonjor dalam upaya pengendalian kesehatan tenaga kerja pengecoran secara tradisional.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.