Laporkan Masalah

Aplikasi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis untuk analisis koofisien limpasan permukaan (runoff) menggunakan metode cook disub DAS Dengkeng

Gita Herda Sari,

2016 | Tugas Akhir |

Maraknya kasus banjir yang terjadi di Sub DAS Dengkeng akhir-akhir ini cukup menjadi perhatian. Diindikasikan bahwa banjir tersebut terjadi karena pengaruh dari nilai koefisien limpasan permukaan Sub DAS Dengkeng yang kian hari semakin bertambah tinggi, sehingga tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memetakan distribusi spasial limpasan permukaan Sub DAS Dengkeng serta mengetahui ketelitian citra Landsat 8 OLI untuk memetakan parameter limpasan permukaan. Analisis limpasan ini menggunakan pendekatan dengan Metode Cook. Metode ini mempertimbangkan parameter-parameter yakni kerapatan aliran, kerapatan vegetasi, infiltrasi tanah dan relief. Setiap parameter diolah dari sumber data yang berbeda-beda. Parameter relief dan kerapatan aliran menggunakan sumber data berupa citra ASTER GDEM. Parameter infiltrasi tanah didapatkan dari analisis Peta Jenis Tanah. Serta parameter kerapatan vegetasi menggunakan citra Landsat 8 OLI TIRS dimana nilai kerapatan didapatkan dari hasil regresi antara hasil NDVI dengan hasil cek lapangan yang dilakukan pada bulan Mei 2016 sebanyak 35 sampel. Koefisien limpasan di Sub DAS Dengkeng terdiri dari 3 kelas yaitu kelas normal, tinggi dan sangat tinggi. Dimana kelas yang paling mendominasi adalah kelas normal dengan persentase 64,97%, kelas tinggi 33,40% dan kelas sangat tinggi 1,61% dari luas keseluruhan Sub DAS Dengkeng.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.