Laporkan Masalah

Pemanfaatan citra landsat 8 untuk pemetaan tingkat kelembapan tanah berdasarkan soil brightness index (SBI) pada lahan pertanian dikabupaten Kendal

Nanda Ayuningtyas,

2016 | Tugas Akhir |

Kabupaten Kendal merupakan wilayah agraris, dimana penggunaan lahan pertaniannya lebih tinggi dibanding lainnya. Kelembaban tanah merupakan faktor yang sangat penting dalam sistem pertanian untuk perencanaan, pengelolaan dan pemanfaatan lahan pertanian. Tujuan dari penelitian ini untuk memetakan tingkat kelembaban tanah di lahan pertanian Kabupaten Kendal berdasarkan Soil Brightness Index. Pertumbuhan tanaman sangat dipengaruhi oleh tingkat kelembaban tanah, dimana setiap tanaman pertanian memiliki kriteria berbedabeda dalam tingkat kadar air tanah/kelembaban tanahnya. Tingkat kelembaban tanah selain dipengaruhi oleh penggunaan lahan/jenis tanaman pada lahan pertanian juga dipengaruhi oleh cuaca/iklim, jenis tanah, dan topografi wilayah. Citra multispektral Landsat 8 resolusi 30x30 meter dengan luas liputan 185x185 km dan sensor OLI dan TIRS dapat digunakan untuk pemetaan tingkat kelembaban tanah menggunakan transformasi SBI (Soil Brightness Index). Transformasi SBI merupakan transformasi untuk mengetahui nilai kecerahan tanah yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kelembaban tanah. Transformasi ini merupakan trasformasi kelembaban tanah yang baik dibanding dengan transformasi NDVI, disamping itu transformasi SBI menggunakan beberapa saluran (multispektral) untuk transformasinya sehingga cocok digunakan untuk transformasi pada citra Landsat 8. Hasil transformasi SBI citra Landsat 8 perekaman 5 Januari 2015 pada lahan pertanian Kabupaten Kendal diketahui sebagian besar tingkat kelembaban tanahnya termasuk dalam kelembaban tanah lembab dengan nilai transformasi SBI 0,20 – 0,39. Rendahnya tingkat akurasi pemetaan kelembaban tanah menggunakan transformasi SBI ini dikarenakan perbedaan waktu perekaman dengan lapangan yang mengakibatkan perbedaan kondisi cuaca, tutupan vegetasi pada lahan pertanian mengakibatkan sensor tidak dapat mencapai permukaan tanah sehingga objek yang terekam merupakan vegetasi bukan tanah atau lahan terbuka, dan jenis tanah di Kabupaten Kendal yang beraneka ragam menunjukan tingkat kelembaban tanah yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik tanah dalam meloloskan air.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.