Laporkan Masalah

Pemanfaatan citra landsat 8 untuk mengestimasi suhu udara dikota Jakarta Selatan

Syefira Fauzia,

2016 | Tugas Akhir |

Suhu udara merupakan salah satu unsur meteorologi yang menjadi parameter untuk menjelaskan kondisi di lingkungan. Suhu udara sangat dinamis dan dapat berubah dalam waktu singkat. Suhu udara dapat diestimasi dengan menggunakan citra Landsat 8. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan distribusi suhu udara di Kota Jakarta Selatan dan menganalisis perbandingan hasil estimasi suhu udara menggunakan dua data penginderaan jauh dengan periode waktu perekaman yang berbeda. Data yang digunakan merupakan citra landsat 8 dengan waktu perekaman 13 September 2014 dan 14 Juli 2015. Estimasi nilai suhu udara dilakukan dengan menggunakan algoritma yang dikembangkan oleh Monteith dan Unsworth. Parameter yang diperlukan dalam perhitungan berupa suhu permukaan lahan, emisivitas permukaan, NDVI, FVC, albedo, radiasi neto, soil heat flux (G), dan sensible heat flux (H) untuk mendapatkan nilai suhu udara. Nilai suhu permukaan lahan diduga dengan menggunakan metode split-window algorithm yang memanfaatkan sensor TIRS pada citra Landsat 8. Hasil penelitian menunjukan dua data suhu udara dalam dua periode perekaman yang berbeda. Suhu udara bulan September 2014 memiliki rentang suhu 27-45?c dan bulan Juli 2015 memiliki rentang nilai 24 - 39?c. Perbandingan dua data dengan periode berbeda menunjukkan bahwa hasil estimasi dipengaruhi oleh perubahan nilai-nilai parameter yang digunakan dalam perhitungan

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.