Pemanfaatan citra penginderaan jauh landsat 8 OLI (Operational Land Imager) untuk pemetaan leaf area index umur tanam kelapa sawit (eleis guineenensis Jacq.) dengan menggunakan metode II (infrared index) : Studi di unit Kebun Sei-Aek Pancur, Kebun percobaan Pusat Penelitian Kelapa Sawit kabupaten Deli Serdang propinsi Sumatera Utara
Ardita Hadi Panca Nugroho,
2016 | Tugas Akhir |Penelitian ini merupakan penelitian tentang pemanfaatan citra Landsat 8 OLI untuk pemetaan Leaf Area Index (LAI) umur tanam kelapa sawit dengan menggunakan metode Infrared Index di kebun Sei-Aek Pancur Kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan pemetaan umur tanam di kebun Sei-Aek Pancur dengan pemanfaatan data citra penginderaan jauh Landsat 8 OLI tahun perekaman 2015 dan mengetahui nilai hubungan Infrared Index dan LAI untuk pemetan umur tanam kelapa sawit. LAI merupakan penghitungan jumlah anak daun dalam satu area. Infrared Index merupakan suatu algoritma transformasi indeks vegetasi yang merupakan rumus turunan dari NDVI. Nilai kedua parameter ini yang nantinya akan dijadikan sebagai algoritma persamaan untuk menghasilkan peta LAI tanaman kelapa sawit hasil pemodelan Infrared Index. Pemetaan umur tanam kelapa sawit dengan melakukan overlay data vector umur tanam kelapa sawit dengan data raster topografi hasil pengolahan data ASTER GDEM. Umur tanam tanaman kelapa sawit dikelaskan menjadi empat yaitu tanaman belum menghasilkan (3-8 tahun), tanaman muda (9-13), tanaman remaja (14-19 tahun) dan tanaman tua (>20 tahun). Hasil pengolahan data citra penginderaan jauh landsat 8 OLI dalam pemetaan LAI umur tanam kelapa sawit antara lain peta citra Infrared Index tanaman kelapa sawit, peta LAI tanaman kelapa sawit daerah kajian dan peta umur tanam kelapa sawit. Nilai hubungan Infrared Index dan LAI sebesar R2 = 0,816
Kata Kunci :