Pemanfaatan citra landsat 8 dan transformasi indeks vegetasi untuk klasifikasi kerapatan kanopi mangrove di Segara Anakan kabupaten Cilacap Jawa Tengah
Bhayu Satria Andiprayogo,
2015 | Tugas Akhir |Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan citra Landsat 8 untuk mengenali sebaran dan kerapatan kanopi mangrove beserta korelasinya menggunakan pendekatan transformasi indeks vegetasi serta mennguji ketelitian hasil pemetaan kerapatan kanopi mangrove menggunakan pendekatan statistik dan transformasi indeks vegetasi untuk menentukan transformasi indeks vegetasi yang paling sesuai digunakan di wilayah penelitian. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra satelit Landsat 8 Path :121, Row 65 , bulan Maret 2014. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik pengolahan citra mencakup layer stacking,cropping citra, koreksi geometrik dan radiometrik,transformasi indeks vegetasi (NDVI, SAVI, dan ARVI) ,klasifikasi unsupervised serta hasil tumpang susun hasil transformasi indeks vegetasi dan klasifikasi unsupervised dan dengan melakukan uji lapangan pada tanggal 23 Oktober 2015, dari hasil uji lapangan ini selanjutnya digunakan untuk mengolah data variabel untuk analisis statistik dan uji akurasi . Hasil olah data digunakan untuk menentukan transformasi indeks vegetasi yang paling sesuai. Pengolahan hasil dilakukan dengan menggunakan dengan memanfaatkan software AcrGis 10.1, Envi 4.5, dan Microsoft Excel 2010, Teknik pendekatan statistik yang digunakan berupa teknik analisis regresi sederhana untuk mencari korelasi antara nilai indeks vegetasi dengan diameter kanopi. Hasil dari penelitian ini berupa 4 buah peta dan hasil perhitungan analisis regresi. Peta yang dihasilkan yaitu Peta Sebaran Mangrove di Segara Anakan Cilacap, Peta Citra Transformasi NDVI. Peta Citra Transformasi SAVI, dan Peta Kelas Kerapatan Kanopi Hasil Transformasi Indeks Vegetasi yang Paling Sesuai. Dari hasil a keempat peta tersebut dapat diketahui persebaran mangrove beserta kelas kerapatan kanopi setiap transformasi indeks vegetasi dengan 3 kelas kerapatan (rendah, sedang, dan tinggi) dan hasil analisis regresi dari ketiga transformasi mengahasilkan korelasi yang cukup tinggi antara nilai indeks vegetasi dengan kerapatan kanopi. Uji akurasi yang dihasilkan yaitu NDVI 81,78% dan ARVI 86,98%, menunjukan bahwa transformasi indeks vegetasi ARVI merupakan yang paling sesuai diterapkan di daerah tersebut
Kata Kunci :