Laporkan Masalah

Pemetaan area layanan sistem penyediaan air minum pedesaan (SPAMDES) berdasarkan zonasi rawan kekeringan kabupaten Kulonprogo tahun 2014

Lilis Istiyani,

2015 | Tugas Akhir |

Kulon Progo merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang daerahnya didominasi dengan topografi curam sehingga dalam mendapatkan air tidak mudah. Pemetaan zonasi rawan kekeringan berdasarkan area layanan Sistem Penyediaan Air Minum Pedesaan atau SPAMDES di Kabupaten Kulonprogo mempunyai tujuan untuk memetakan persebaran area layanan SPAMDES, memetakan persebaran zonasi rawan kekeringan, dan memetakan persebaran tingkat kerawanan kekeringan pada area penyediaan SPAMDES. Citra penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografi (SIG) dapat diaplikasikan untuk pembuatan zonasi rawan kekeringan. Salah satu citra yang dapat dimanfaatkan untuk pemetaan zonasi rawan kekeringan adalah citra Landsat 8. Citra Landsat 8 dapat berfungsi sebagai pembuatan peta bentuk lahan. SIG dalam pemetaan zonasi rawan kekeringan di Kabupaten Kulonprogo mempunyai peran dalam pemodelan spasial dan analisis yaitu menggunakan metode pemodelan spasial kuantitatif berjenjang tertimbang dengan parameter kemiringan lereng, buffer sungai, bentuklahan, curah hujan dans jenis tanah. SIG juga berperan dalam proses analisis yaitu dengan melakukan overlay parameter-parameter yang telah diberikan bobot dan harkat. Hasil pemetaan zonasi rawan kekeringan di Kabupaten Kulonprogo terdapat empat tingkat kerawanan kekeringan, yaitu kelas tidak rawan 112.773 Km2 dengan jumlah 4 SPAMDES, agak rawan 125.945 Km2 dengan jumlah 9 SPAMDES, rawan 226.551 Km2 dengan jumlah 54 SPAMDES dan sangat rawan 119.232 Km2 dengan jumlah 11 SPAMDES. Area layanan SPAMDES dengan kelas tidak rawan 2.594 Km2, agak rawan 1.491 Km2, rawan 9.748 Km2, dan sangat rawan 5.392 Km2.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.