Aplikasi citra penginderaan jauh untuk kesesuaian habitat bertelur Penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea) terhadap perubahan garis pantai disekitar Perancak, Bali tahun 2001, 2007 dan 2014
Ira Nurina Fathin,
2015 | Tugas Akhir |Penelitian ini dilakukan di wilayah pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali dengan tujuan untuk: (1) memetakan kesesuaian habitat bertelur penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea) dengan menggunakan 4 parameter lahan yang meliputi kemiringan lereng, tekstur tanah, penggunaan lahan dan suhu permukaan lahan dan (2) memetakan kesesuaian habitat bertelur penyu Lekang terhadap perubahan garis pantai yang terjadi di sekitar Perancak dalam rentang waktu 7 tahun mulai dari tahun 2001, 2007 dan 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif berjenjang tertimbang yaitu skoring tiap parameter kesesuaian yang dianggap berpengaruh terhadap habitat bertelur penyu Lekang. Ekstraksi data citra satelit untuk mendapatkan informasi tiap parameter dilakukan menggunakan 3 software yaitu ENVI 5.0, ArcGis10.2 dan ErMapper 7.0. Data yang digunakan adalah Citra Landsat OLI 8 untuk menurunkan informasi suhu permukaan lahan menggunakan metode SWA (Split Window Algorithm). Citra Landsat 7 ETM dan OLI 8 juga digunakan untuk mengekstraksi garis pantai menggunakan metode pendekatan dari Winarso (2001) dan Alesheikh et al.(2007). Data yang digunakan untuk membuat peta ketinggian dan kemiringan lereng adalah data ASTER GDEM dengan proses Slope (degree). Karakter fisik tekstur tanah diturunkan dari peta jenis tanah yang diperoleh dari Bappeda Provinsi Bali, yang dibandingkan dengan informasi data dari Bappeda Kabupaten dan morfologi disekitarnya. Hasil Pengolahan data dibandingkan dengan perubahan garis pantai dan data titik sarang penyu Lekang dari Kurma Asih untuk mengetahui kebenaran dari hasil pengolahan data dengan data aslinya di lapangan. Hasil yang didapatkan adalah daerah sekitar Pesisir Perancak masuk dalam kelas kesesuaian sangat sesuai (S1), cukup sesuai (S2) dan sesuai marginal (S3) untuk habitat bertelur penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea). Berdasarkan peta kesesuaian habitat bertelur penyu Lekang terhadap perubahan garis pantai tahun 2001, 2007 dan 2014, Desa Pengambengan dan Tegal Badeng Barat mengalami akresi seluas 27.718 ha. Daerah yang sesuai dengan tingkat kelas kesesuaian S1 untuk habitat bertelur penyu lekang mengalami abrasi seluas 153.650 ha, daerah dengan tingkat kelas kesesuaian S2 mengalami abrasi seluas 34.541 ha, dan pada kelas S3 di daerah sekitar pesisir Perancak mengalami sebesar 10.489 ha abrasi pantai. Daerah dengan tingkat kelas kesesuaian N2 yang mengalami abrasi seluas 65.042 ha.
Kata Kunci :