Aplikasi sistem informasi geografis untuk evaluasi kesesuaian lahan tanaman pisang dikeluarahan Bangunjiwo kecamatan Kasihan kabupaten Bantul
Zhelda Rezky Ananda,
2015 | Tugas Akhir |Evaluasi kesesuaian merupakan proses penilaian suatu lahan untuk dipergunakan penggunaan lahan tertentu. Tanaman pisang merupakan jenis komoditas buah-buahan yang unggul di Kabupaten Bantul. Penggunaan lahan pada lokasi yang cocok akan menjadikan lahan tersebut dapat dipergunakan secara lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya Sistem Informasi Geografi untuk pemetaan kesesuaian lahan di Kelurahan Bangunjiwo, untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan untuk tanaman pisang di Kelurahan Bangunjiwo, dan untuk mengetahui daerah yang berpotensi untuk tanaman pisang di Kelurahan Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Metode yang digunakan adalah metode overlay dari beberapa parameter yaitu tekstur tanah, kemiringan lereng, dan kerentanan bahaya erosi. Metode yang digunakan untuk penentuan kesesuaian lahan yaitu metode weight factor matching. Data tekstur tanah diturunkan dari data jenis tanah, data kemiringan lereng diturunkan dari data topografi, sedangkan data kerentanan bahaya erosi diturunkan dari data kemiringan lereng dan data jenis bentuklahan, data-data tersebut diperoleh dari data sekunder. Parameter-parameter tersebut diproses menggunakan SIG yang meliputi overlay, dan geoprosesing lainnya. Kelas kesesuaian lahan di kelurahan Bangunjiwo memiliki 4 kelas kesesuaian lahan yaitu S1 (Sangat Sesuai) memiliki luas 484 Ha, kesesuaian lahan S2 (Cukup Sesuai) memiliki luas 123 Ha, kesesuaian lahan S3 (Sesuai Marginal) memiliki luas 401 Ha, dan kesesuaian lahan N1 (Tidak Sesuai untuk Saat Ini) memiliki luas 552 Ha. Kelurahan Bangunjiwo didominasi oleh kelas kesesuaian lahan N1 (Tidak Sesuai untuk Saat Ini). Kelas kesesuaian lahan yang sesuai terdapat di daerah dengan kemiringan lereng yang datar dengan tekstur tanah yang halus. Daerah yang tidak sesuai terdapat di daerah yang memiliki kemiringan lereng miring dengan tekstur tanah yang kasar serta daerah tersebut memiliki bahaya erosi yang sedang
Kata Kunci :