Laporkan Masalah

Aplikasi sistem informasi geografis untuk pemetaan arahan pemanfaatan lahan pertanian berdasarkan nilai indeks potensi lahan dikabupaten Majalengka tahun 2014

Anisa Arya Luvianita,

2015 | Tugas Akhir |

INTISARI Ketersediaan lahan pertanian di Indonesia diperlukan untuk mencukupi kebutuhan pangan penduduk yang semakin meningkat. Tanpa adanya lahan pertanian yang potensial dan keterbatasan lahan pertanian akan berakibat fatal pada ketersediaan pangan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengaplikasikan Sistem Informasi Geografi untuk menyusun arahan pemanfaatan lahan pertanian berdasarkan nilai Indeks Potensi Lahan di Kabupaten Majalengka. 2) memetakan arahan pemanfaatan lahan pertanian di Kabupaten Majalengka menggunakan Sistem Informasi Geografi. 3) menganalisis persebaran arahan pemanfaatan lahan pertanian di Kabupaten Majalengka Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis overlay dengan dengan pengharkatan kuantitatif berjenjang untuk menghasilkan Peta Indeks Potensi Lahan. Analisis lebih lanjut dilakukan menggunakan metode kualitatif untuk menghasilkan Peta Arahan Lahan Pertanian menggunakan software Arc GIS. Hasil penelitian menunjukan di Kabupaten Majalengka lahan dengan potensi yang tinggi dan menjadi prioritas unggul untuk pertanian adalah Kecamatan Kertajati, Jatitujuh, Dawuan, Ligung, Sumberjaya, Kadipaten, Panyingkiran, Jatiwangi, Palasah, Leuwimunding, dan Sukahaji dengan luas 58568 Ha atau 43 % dari total luasan Kabupaten Majalengka, sedangkan wilayah dengan potensi lahan pertanian dan prioritas rendah yaitu ditemukan pada kecamatan Sindangwangi, Rajagaluh, Argapura, Maja, Banjaran, Talaga, Malausma dan Lemahsugih seluas 35627 Ha atau 27 % dari total luasan Kabupaten Majalengka. Kata Kunci : Indeks Potensi Lahan, Arahan Pemanfaatan Lahan Pertanian, Sistem Informasi Geografi

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.