Laporkan Masalah

Pemetaan kualitas permukiman kecamatan Pakualaman kota Yogyakarta dengan menggunakan citra quickbird dan sistem informasi geografis

Hanifa Noor Awanda,

2015 | Tugas Akhir |

INTISARI Kecamatan Pakualaman terletak hampir di tengah Kota Yogyakarta, sehingga banyak perubahan fisik yang relatif cepat sehingga dapat mempengaruhi kualitas permukiman yang ada di kecamatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini ada empat, yaitu untuk mengaplikasikan teknik penginderaan jauh menggunakan Citra Quickbird untuk menyadap data parameter lingkungan yang berkaitan dengan kualitas permukiman, menerapkan sistem informasi geografi untuk memetakan kualitas permukiman berdasarkan parameter kondisi lingkungan dan mengetahui proses pemetaan untuk penilaian kualitas permukiman dan mengetahui persebaran kelas kualitas permukiman yang ada di Kecamatan Pakualaman, Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Metode Kuantitatif Berjenjang Tertimbang dengan memberikan nilai harkat dan bobot tertentu pada setiap parameter. Parameter kualitas permukiman yang diperoleh dari citra yaitu, Kepadatan Permukiman, Pola Permukiman, Pohon Pelindung, Lebar Jalan Masuk, Kondisi Jalan Masuk dan Aksesibilitas Permukiman yang kemudian diinterpretasi dan dilakukan pengolahan sehingga menghasilkan Peta Tentatif Kualitas Permukiman. Peta tentatif tersebut digunakan sebagai acuan penentuan sampel untuk proses survey dan pengambilan data lapangan. Parameter lapangan terdiri atas Sanitasi, Ketersediaan Air Minum, Banjir, Saluran Pembuangan Air Hujan dan Limbah serta Tempat Pembuangan Sampah. Metode Stratified Random Sampling, digunakan sebagai metode pengambilan sampel. Hasil dari penelitian ini adalah peta dari parameter kualitas permukiman dan Peta Kualitas Permukiman Kecamatan Pakualamn Tahun 2015. Penggunaan Citra Quickbird sebagai produk dari teknik penginderaan jauh cukup baik untuk menyadap parameter lingkungan yang berkaitan dengan kualitas permukiman. Berdasarkan pengolahan sistem informasi geografi untuk memetakan kualitas permukiman dapat disimpulkan bahwa parameter-parameter dari kualitas permukiman terdapat kaitan satu dengan yang lain. Pemetaan Kualitas Permukiman di Kecamatan Pakualaman dilakukan dengan proses interpretasi citra, proses survey lapangan dan proses reinterpretasi. Kualitas permukiman di Kecamatan Pakualaman didominasi oleh kelas sedang, disusul dengan kelas baik dan buruk yang tersebar merata dengan luas kelas permukiman baik 151.013,35 m2, kelas sedang 190.857,54 m2 dan kelas buruk 51.590,50 m2. Kata kunci : Kota, Interpretasi, Citra Quickbird, Permukiman, Kualitas Permukiman

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.