Laporkan Masalah

Pemanfaatan sistem informasi geografis untuk kesesuaian penggunaan lahan terhadap arahan fungsi kawasan dikabupaten Temanggung provinsi Jawa Tengah

Kitri Wahyuningsih,

2014 | Tugas Akhir |

Penelitan ini bertujuan untuk membuat peta penggunaan lahan di Kabupaten Temanggung dengan menggunakan citra penginderaan jauh LANDSAT 8, membuat peta arahan fungsi kawasan di Kabupaten Temanggunguntuk mengetahui dan mengevaluasi kesesuaian penggunaan lahan di Kabupaten Temanggung terhadap arahan fungsi kawasan yangtelah dibuat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatifberjenjang dengan mengoverlaykan parameter kemiringan lereng, jenis tanah, dan intensitas curah hujan.Dilakukan survey lapangan untuk uji sampel sebanyak 29 titik dengan ketelitian sebesar 89% danreinterpretasi penggunaan lahan dari hasil survey lapangan. Fungsi kawasan yang dihasilkan dari overlay parameter fisik di-overlaykan lagi dengan penggunaan lahan di Kabupaten Temanggungmenggunakan metode kuantitatif, untuk mengetahui kesesuaian dan arahan pemanfaatannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diKabupaten Temanggung, fungsikawasan budidaya tanaman semusim dan permukiman memiliki luas wilayahterbesar yaitu 33% dari luas wilayah Kabupaten Temanggung. Sebanyak 66,4% dari luas wilayah Kabupaten Temanggung, penggunaan lahannyatelah sesuai dengan arahan fungsi pemanfaatan lahannya (AFPL). Penggunaan lahan yang sesuai lebih didominasi penggunaan lahan berupa permukiman perkotaan dan sawah irigasi, seperti di Kecamatan Temanggung, Parakan, Kandangan, Kedu, Kranggan, dan Jumo. Penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan AFPL seluas 23,66% dari luas wilayah Kabupaten Temanggung, meliputi penggunaan lahan berupa kebun dan sawah tadah hujan yang mendominasi Kecamatan Kledung, Bansari, Trerep, Bulu, Tlogomulyo, dan Selopampang. Kata kunci: Arahan Fungsi Pemanfaatan Lahan (AFPL), Penggunaan Lahan, Arahan Fungsi Kawasan

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.