Aplikasi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis untuk inventarisasi lahan pertanian dikabupaten Kulonprogo
Rizka Wahyuningrum,
2014 | Tugas Akhir |INTISARI Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kulonprogo, dimana daerah tersebut mempunyai potensial yang tinggi untuk usaha komoditas pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sumber data yang digunakan adalah citra Landsat 8 yang direkam pada tanggal 24-06-2013 (path/row 120/65). Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan produksi pangan bangsa, memperbaiki lahan pertanian dan mengurangi konversi lahan atau pengalihan fungsi lahan. Metode yang digunakan adalah teknik pengolahan citra digital meliputi pemotongan citra, penyusunan citra komposit, Pan-Sharpening, dan Interpretasi citra. Analisis SIG diperlukan untuk mengidentifikasi penggunaan lahan yaitu dengan cara integrasi faktor penutup lahan dan bentuklahan menggunakan metode tumpangsusun/overlay. Interpretasi citra Landsat 8 dilakukan secara visual dengan metode fosiografi yang ditekankan pada analisa bentuklahan dan penggunaan lahan. Faktor-faktor yang digunakan sebagai dasar analisis adalah kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan dan vegetasi/penutup lahan. Hasil Ketelitian interpretasi dari citra Landsat 8 adalah 80 %. Berdasarkan hasil ketelitian yang diperoleh hasil penelitian ini mempunyai tingkat ketelitian yang Baik dalam mengidentifikasi penggunaan lahannya. Hasil penelitian ini diwujudkan dalam bentuk peta penggunaan lahan daerah penelitian dan peta persebaran lahan pertanian yang berada di daerah penelitian. Manfaat citra landsat 8 sendiri yaitu dalam akses data yang terbuka dan gratis, serta citra ini memiliki akurasi geodetik dan geometrik yang lebih baik. Terlebih lagi, produk citra ini bersifat time series tanpa striping. Citra ini juga baik digunakan sebagai identifikasi dan interpretasi secara manual maupun digital. Kata kunci : Bentuklahan, Penutup Lahan, Penggunaan Lahan, dan Persebaran Lahan Pertanian.
Kata Kunci :