Laporkan Masalah

Analisis kerusakan komponen lingkungan di aliran sungai Cibanten provinsi Banten berdasarkan bioindikator makroinvertebrata

Afra Meilianda,

2016 | Tesis |

Penelitian mengenai bioindikator pencemaran lingkungan di Sungai Cibanten ini bertujuan untuk mengkaji kondisi wilayah di sekitar aliran Sungai Cibanten yang dapat menyebabkan pencemaran di lingkungan Sungai Cibanten, menganalisis bioindikator pencemaran di Sungai Cibanten berdasarkan indikator makroinvertebrata bentik, dan merumuskan strategi pengelolaan lingkungan di sekitar aliran Sungai Cibanten, Provinsi Banten. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2015 di bagian penggal Sungai Cibanten sebelum kota, dalam kota, dan setelah Kota Serang. Variabel penelitian meliputi parameter biotik yaitu bioindikator makroinvertebrata, abiotik yaitu parameter fisika kimia air sungai, dan kultural yaitu aktivitas penduduk di sekitar Sungai Cibanten. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian adalah systematic purposive sampling. Metode analisis data meliputi (1) analisis diversitas dan kemelimpahan familia makroinvertebrata menggunakan Indeks Dominansi Simpson, Indeks Evenness, dan nilai ASPT; (2) analisis hubungan parameter biotik dan abiotik menggunakan teknik analisis multivariat (Canoco, CCA); dan (3) analisis perumusuan strategi pengelolaan lingkungan menggunakan pendekatan sebab akibat. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sumber pencemaran yang terdapat di penggal Sungai Cibanten didominasi oleh limbah rumah tangga dan aktivitas penduduk di sekitar sungai. Penggal Sungai Cibanten tergolong tercemar dengan konsentrasi fosfat dan nitrat melebihi baku mutu air sungai, yaitu konsentrasi fosfat >0.02 mg/L dan konsentrasi nitrat >5 mg/L. Penggal Sungai Cibanten termasuk dalam kategori tercemar sedang hingga berat ditunjukkan dengan nilai ASPT di setiap lokasi menunjukkan angka 2.09-4.14. Diversitas familia makroinvertebrata di seluruh lokasi termasuk dalam kriteria sedang hingga rendah.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.