Laporkan Masalah

Respon kebijakan pemerintah dalam menghadapi ancaman banjir pasang air laut dan amblesan dipesisir utara kota Semarang dan kabupaten Demak

Agung Satriyo Nugroho,

2016 | Tesis |

Kota Semarang dan Kabupaten Demak merupakan salah satu wilayah terdampak langsung oleh fenomena perubahan iklim, yaitu akibat dari naiknya air permukaan laut yang menyebabkan banjir pasang air laut beserta genangannya. Selain itu, perkembangan kawasan perkotaan yang cukup intesntif di kedua wilayah ini mengakibatkan munculnya fenomena amblesan atau penurunan permukaan tanah. Pertanyaan umumnya adalah bagaimana respon kebijakan pemerintah di dalam penanggulangan kedua fenomena ini?. Penelitian memiliki tujuan (1) memetakan keragaman program pemerintah dalam penanganan banjir pasang air laut dan amblesan. (2) Menilai relevansi program pemerintah dengan proses adaptasi masyarakat dalam menghadapi banjir pasang air laut dan amblesan. (3) menilai konsistensi program pemerintah terkait pengelolaan ruang dalam pengurangan risiko banjir pasang air laut dan amblesan. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan proses pengambilan data melalui wawancara mendalam, observasi serta inventarisasi data sekunder kebijakan terkait. Luaran dari penelitian ini diantaranya adalah terdapat tiga kriteria keberagaman kebijakan dan program dalam penanggulangan banjir pasang air laut dan amblesan. Ketiga kriteria tersebut yaitu berorientasi struktural, konservatif dan fokus pada aspek sosio-ekonomi masyarakat. Disisi lain, kebijakan dan program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat lokal berada pada ruang lingkup skala pendanaan kecil. Pada konteks konsistensi kebijakan tata ruang, masih terdapat beberapa arahan pola ruang yang belum konsisten dengan penanganan banjir pasang air laut dan amblesan, khususnya di wilayah administrasi Kota Semarang.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.