Hubungan sikap islam fundamentalis dan islam non fundamentalis dengan pemilihan metode kontrasepsi modern dikota Palembang
M. Deddy Syafrullah,
2016 | Tesis |Program KB telah lama dicanangkan oleh pemerintah Indonesia, pada kenyataanya masih banyak persoalan yang muncul. Salah satu persoalan itu ialah masih adanya pandangan dari kelompok Islam yang bertolak belakang dengan program KB terutama mengenai pemilihan metode kontrasepsi modern. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui sikap Islam Fundamentalis dan Islam non Fundamentalis terhadap metode kontrasepsi modern di Kota Palembang. (2) Untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi modern antara Islam Fundamentalis dan Islam non fundamentalis. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Analisis data digunakan crosstabs. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik cluster sampling yang dibagi menjadi dua kelompok sampling berdasarkan wilayah kecamatan yang ada di Kota Palembang. Total sampling 100 orang responden berusia 15-49 tahun, yang dibagi menjadi dua kelompok Islam yaitu 50 orang untuk responden Islam Fundamentalis dan 50 orang untuk Islam Non Fundamentalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sikap tentang metode kontasepsi modern dengan hasil kelompok Islam Fundamentalis memberikan pernyataan tidak setuju terhadap pemilihan kontrasepsi modern sebanyak 67%, sedangkan Kelompok Islam Non Fundamentalis memberikan pernyataan setuju sebanyak 69,5%. Faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi modern dilihat berdasarkan pada faktor Usia, Pekerjaan, Jumlah Anak dan Tingkat Pendidikan memiliki hubungan setelah dilakukan Uji crosstabs faktor sosiodemografi memiliki hubungan dalam pemilihan metode kontasepsi modern pada dua kelompok Islam yang dijadikan sampel pada penelitian.
Kata Kunci :