Pemanfaatan citra penginderaan jauh dan sistem informasis untuk estimasi erosi sebagai dasar dalam manajemen lahan
Mohamad Rais,
2016 | Tesis |Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan citra penginderaan jauh untuk estimasi erosi dengan metode RUSLE, mengestimasi besarnya tingkat erosi dengan menggunakan SIG sebagai dasar manajemen lahan, serta merumuskan arahan manajemen lahan. Penelitian ini dilakukan di Sub DAS Serayu yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan metode purposive random sampling berdasarkan penutup lahan dan topografi. Data yang diperoleh berupa data primer seperti nilai C, BO, lempung, debu, pasir, kelas tekstur, dan kelas struktur, serta data sekunder berupa curah hujan dan wawancara terhadap petani tentang pengelolaan lahan pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RUSLE (Revised Universal Soil Loss Equation). Parameter yang terdapat dalam persamaan RUSLE adalah R (faktor erosivitas hujan), K (faktor erodibilitas tanah), LS (faktor kemiringan dan panjang lereng), C (Faktor vegetasi dan pengelolaan tanaman), dan P (faktor konservasi tanah). Dari perhitungan tersebut didapat nilai erosinya yang kemudian menghasilkan tingkat bahaya erosi. Berdasarkan tingkat bahaya erosi tersebut kemudian dirumuskan manajemen lahan yang baik untuk digunakan di Sub DAS Serayu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada titik sampel 1, 2, dan 3 termasuk ke dalam tingkat bahaya erosi sangat ringan dengan lahan seluas 167,67 ha, titik sampel 7 dan 8 termasuk sedang seluas 32,22 ha, pada titik 9 termasuk berat seluas 0,4 ha, sedangkan 50,5 ha pada titik 4,5, dan 6 termasuk ke dalam tingkat bahaya erosi sangat berat. Manajemen lahan yang diperlukan yaitu perlu adanya perbaikan konservasi secara vegetatif, mekanik, dan manajemen.
Kata Kunci :