Kajian hidrostratigrafi akuifer dan ketersediaan airtanah dikota Makassar
Fratiwi Rahman,
2016 | Tesis |Analisis tentang kondisi airtanah merupakan hal yang penting terutama bagi kota yang sebagian masyarakatnya memanfaatkan airtanah untuk pemenuhan kebutuhan air sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) merekonstruksi penampang hidrostratigrafi akuifer di Kota Makassar; (2) memetakan sebaran dan pola aliran airtanah untuk mengetahui arah aliran airtanah di Kota Makassar; (3) menganalisis daerah imbuhan (recharge) dan daerah pelepasan (discharge) berdasarkan zona penurapan airtanah di Kota Makassar ; dan (4) menghitung cadangan airtanah di Kota Makassar. Rekonstruksi hidrostratigrafi dilakukan berdasarkan analisis data bor dan data litologi yang terdapat pada daerah penelitian. Sebaran dan pola aliran airtanah ditentukan berdasarkan hasil analisis jaring airtanah (flownet) sebagai salah satu dasar penarikan batas daerah imbuh dan pelepasan airtanah. Dari analisis komprehensif antara rekonstruksi hidrostratigrafi dan jaring airtanah dengan memperhatikan kondisi hidrogeologi dan geomorfologi daerah penelitian, maka dapat diketahui ketersediaan airtanah daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rekonstruksi hidrostratigrafi daerah penelitian tersusun atas material pasir hingga pasir kasar, lempung dan tuff dengan struktur selang-seling dengan material akuifer didomonasi oleh batupasir; (2) Airtanah Kota Makassar mengalir dari satuan perbukitan lemah di sebelah utara menuju daerah cekungan pada bagian barat yang sebagian besar merupakan satuan dataran fluviomarin; (3) zona penurapan III merupakan daerah imbuh airtanah terdapat pada bagian utara dan timur Kota Makassar, sedangkan zona penurapan I dan II merupakan daerah pelepasan berada pada bagian tengah hingga barat Kota Makassar; (4) debit airtanah Kota Makassar berdasarkan perhitungan dengan metode dinamis adalah 114.589,83 m3/hari.
Kata Kunci :