Laporkan Masalah

Penerapan konsep green house pada properti perumahan dikabupaten Sleman : Kasus perumahan Casa Grande, Citra Ringin Mas dan Puri Sumberadi Asri

Ardiansyah,

2016 | Tesis |

Agenda 21 yang dicanangkan di Rio de Janeiro tahun 1992 mengamanatkan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan di sektor permukian, pertambangan dan energi, transportasi dan lingkungan hidup. Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAPI) mengungkapkan berdasarkan hasil survey Most Livable City Indeks MLCI tahun 2011 pada 15 kota besar di Indonesia, Yogyakarta dinobatkan sebagai kota yang paling nyaman untuk ditinggali dengan indeks kenyamanan 66,52 dengan penilaian tata ruang yang baik, tingkat kemacetan dan polusi, minimnya kawasan kumuh. Dari 4 Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Sleman daerah merupakan daerah yang menjadi lokasi yang paling nyaman. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengkaji penerapan konsep Green House di Sleman Yogyakarta khususnya di perumahan Citra Ringin Mas, Puri Sumberadi Asri dan Casa Grande; (2) Mengkaji perbandingan konsep green house yang diterapkan antara perumahan Citra Ringin Mas, Puri Sumberadi Asri dan Casa Grande; (3) Mengkaji tentang tingkat keramahan lingkungan pada perumahan Citra Ringin Mas, Puri Sumberadi Asri dan Casa Grande. Aplikasi rumah ramah lingkungan pada properti di Kab. Sleman ini menggunakan pendekatan ecological approach dengan mengkhususkan pada fisik budayawi, kenampakan fisik budayawi sendiri diartikan sebagai suatu bangunan atau bentukan tertentu (bukan bangunan) yang keberadaannya secara sengaja dihadirkan oleh manusia untuk dimanfatkan sebagai sarana atau prasarana penyelenggaraan kehidupan, elemen-elemen lingkungan disekitarnya bisa mempengaruhi kinerja kenampakan dari fisik budayawi . Dalam penelitian ini indikator lingkungan tepat guna lahan, efisiensi dan konservasi energi, konservasi air, sumber dan daur material, kesehatan dan kenyamanan dalam ruang dan managemen lingkungan bangunan menjadi elemen yang memberikan pengaruh terhadap perumahan dimana seberapa layak perumahan tersebut dikategorikan sebagai rumah ramah lingkungan. Pendekatan yang lain yaitu dengan analisis komparasi keuangan (Spatial Comparison Approach), analisa komparasi adalah pembandingan antara wilayah satu dengan yang lain, maka minimal ada dua wilayah yang diteliti . Dari hasil penelitian, peneliti mendapatkan bahwa konsep green house sudah diterapkan di perumahan sederhana, sedang dan mewah yakni Citra Ringin Mas, Puri Sumberadi Asri dan Casa Grande. Masing – masing perumahan memiliki nilai aplikasi yang berbeda, Citra Ringin Mas sebagai perumahan yang sederhana memperoleh nilai sebesar 649 yang berarti masuk dalam kategori “Sedang”. Puri Sumberadi Asri memperoleh nilai sebesar 761 yang juga masuk kedalam kategori “sedang”. Sedangkan Casa Grande memperoleh nilai sebesar 938 yang juga masuk kedalam kategori “Tinggi”. Tingkat pemahaman penghuni perumahan mengenai konsep green house di tiga perumahan termasuk kategori rendah akan tetapi kesadaran penghuni untuk terus mengembangkan kelestarian lingkungan termasuk tinggi, Hal ini dominan terjadi di perumahan Puri Sumberadi Asri yang terus mengembangkan kelestarian lingkungan secara berkala. Citra Ringin Mas memiliki kekurangan dari sisi area hijau terutama kondisi rumah perumah. Area hijau tiap rumah sangat minim hanya 3%, sehingga tidak memberikan keluasan lahan bagi penghuni. Di satu sisi dengan bertambahnya waktu dan anggota keluarga, bangunan rumah akan ditambahkan sehingga lahan semakin menyempit. Namun demikian, beberapa rumah di Citra Ringin Mas menggunakan inovasi berupa taman gantung dan greenroof . Puri Sumberadi Asri memiliki kelebihan managemen bangunan terutama partisipasi warga dalam kebersihan dan mendukung kelestarian lingkungan. Setiap bulan ada pertemuan warga untuk perbaikan infrastruktur bangunan dan fasilitas umum. Inisiatif dan inovasi juga dilakukan di beberapa perumahan dengan mengadakan pot – pot bunga gantung sebagai pengganti RTH yang terbatas. Casa Grande memiliki kategori Ramah Lingkungan yang sangat ideal. Hampir seluruh kategori memenuhi harapan untuk sebuah perumahan ramah lingkungan. Hanya saja memiliki kelemahan dari sisi managemen bangunan terutama penghuni yang tidak memiliki kepedulian terhadap rumah, penghuni lain dan lingkungan.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.