Laporkan Masalah

Strategi perencanaan partisipatif masyarakat untukmitigasi bencana tsunami di pesisir Pacitan Jawa Timur : Kasus Kelurahan Ploso dan Kelurahan Sidoharjo

Intan Fatmasari,

2015 | Tesis |

Penelitian ini bertujuan: a). mengukur dan membandingkan tingkat partisipasi masyarakat Kelurahan Ploso dan Kelurahan Sidoharjo dalam proses mitigasi tsunami di Pesisir Pacitan, b). Mengukur dan membandingkan tingkat partisipasi dari kelompok miskin, wanita dan lansia sebagai kelompok rentan dan berisiko di Kelurahan Ploso dan Kelurahan Sidoharjo dalam proses perencanaan partisipatif untuk mitigasi tsunami di Pesisir Pacitan dan c). Merumuskan alternatif strategi perencanaan partisipatif untuk mitigasi tsunami di Kelurahan Ploso dan Kelurahan Sidoharjo berdasarkan tingkat partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode survey dan pendekatan PRA (Participatory Rural Apraisal). Teknik pengumpulan data diperoleh dengan observasi lapangan, dokumentasi dan wawancara. Populasi dari penelitian ini adalah setiap rumah tangga atau kepala keluarga yang ada di dua kelurahan. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 96 responden untuk kedua kelurahan. Teknik analisis data dengan cara scoring variabel penentu tingkat partisipasi, strategi perencanaan partisipatif untuk mitigasi tsunami diperoleh dari variabel tingkat partisipasi dan wawancara dengan metode in depth interview. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1). Tingkat partisipasi responden di Kelurahan Sidoharjo lebih tinggi (terbanyak pada kelas sedang) dibanding dengan Kelurahan Ploso (terbanyak pada kelas rendah), 2). Terdapat perbedaan tingkat partisipasi kelompok rentan di Kelurahan Ploso dan Kelurahan Sidoharjo untuk variabel kemiskinan, karena variabel kemiskinan menjadi salah satu alasan kelompok rentan dalam berpartisipasi. Faktor kemiskinan menyebabkan kelompok rentan di kedua kelurahan memustukan untuk ikut serta atau tidak dalam mitigasi tsunami. Bagi kelompok rentan di kedua kelurahan lebih memilih memenuhi kehidupan mereka dibanding mengikuti kegiatan yang menyita waktu, tenaga serta materi. Untuk variabel jenis kelamin, juga terdapat perbedaan tingkat partisipasi meskipun tidak signifikan karena jumlah responden laki-laki dan perempuan tidak seimbang. Responden laki-laki lebih banyak jumlahnya, sehingga perempuan sebagai kelompok rentan tidak terlihat peran sertanya secara menyeluruh. Sementara untuk variabel usia tidak terdapat perbedaan tingkat partisipasi. Usia lansia yang dianggap rentan tidak menyurutkan kemauan mereka dalam berpartisipasi untuk mitigasi tsunami di Kelurahan Ploso dan Kelurahan Sidoharjo dan 3). Alternatif strategi perencanaan partisipatif untuk mitigasi tsunami di kedua kelurahan didasarkan atas adanya perbedaan tingkat partisipasi, kondisi sosial ekonomi, karakteristik wilayah dan karakteristik masyarakat dengan tujuan pengelolaan pesisir yang berkelanjutan. Indikator, konsep dan kebijakan yang dilakukan dengan sistem pengelolaan terpusat menjadikan pengelolaan wilayah pesisir dan mitigasi bencana bisa dijalankan beriringan.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.