Pemanfaatan citra ALOS AVNIR-2 dan sistem informasi geografis untuk menentukan prioritas ruang terbuka hijau dikota Denpasar provinsi Bali
I Ketut Putrajaya,
2015 | Tesis |Perkembangan Kota Denpasar ditinjau dari sektor ekonomi dan pariwisata berpengaruh pada peningkatan kebutuhan lahan terbangun yang menyebabkan penurunan kuantitas RTH (Ruang Terbuka Hijau). Penyediaan RTH dalam penelitian ini dikembangkan dari masalah-masalah lingkungan seperti kebutuhan oksigen, penggunaan lahan, tutupan hijau dan jarak terhadap jalan utama. Penelitian ini bertujuan: (1) mengkaji kemampuan Citra ALOS AVNIR-2 dalam mengekstraksi kerapatan vegetasi dan penggunaan lahan yang digunakan untuk pemetaan RTH dalam rangka estimasi ketersediaan oksigen; (2) menentukan kebutuhan RTH berdasarkan kebutuhan oksigen menggunakan Sistem Informasi Geografis; (3) merekomendasikan prioritas pengembangan RTH berdasarkan kerapatan vegetasi dan penggunaan lahan dari Citra ALOS AVNIR-2 menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Citra ALOS AVNIR-2 sebagai sumber data utama dalam ekstraksi tutupan hijau dan penggunaan lahan untuk analisis ketersediaan RTH dalam rangka estimasi ketersediaan oksigen. Kebutuhan oksigen dihitung berdasarkan jumlah penduduk, kendaraan bermotor, industri dan hotel dari interpretasi citra satelit dan didukung data sekunder. Prioritas RTH ditentukan berdasarkan variabel tingkat ketidaknyamanan berdasarkan jarak terhadap jalan utama, tingkat tutupan hijau, tingkat pencemaran udara berdasarkan penggunaan lahan dan kebutuhan RTH berdasarkan kebutuhan oksigen. Masing-masing variabel diberikan harkat dan faktor pembobot sesuai tingkat pengaruhnya terhadap prioritas RTH. Semakin tinggi harkat totalnya maka semakin diprioritaskan untuk pengembangan RTH. Hasil penelitian menunjukkan transformasi NDVI menghasilkan nilai korelasi (R2) hampir sama yaitu sebesar 0,8371 dibandingkan SAVI sebesar 0,8368. Interpretasi Penggunaan Lahan menghasilkan tingkat ketelitian 91% dan diperoleh luas RTH 38,96% dari luas Kota Denpasar. Estimasi ketersediaan oksigen mencapai 945.852,19 kg/hari sedangkan kebutuhan oksigen penduduk, kendaraan bermotor, industri dan hotel adalah 1.483.561,66 kg/hari, sehingga memerlukan tambahan oksigen sebesar 537,709,47 kg/hari yang dihasilkan dari RTH seluas 1.062,06 Ha. Daerah prioritas RTH meliputi Kecamatan Denpasar Utara yaitu Kelurahan Tonja, Desa Pemecutan Kaja, Dangin Puri Kaja, Dangin Puri Kauh dan Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Timur yaitu Kelurahan Sumerta, Dangin Puri, Desa Sumerta Kauh dan Sumerta Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan yaitu Kelurahan Panjer, Renon, Sesetan dan Sanur, Kecamatan Denpasar Barat yaitu Desa Tegal Harum, Tegal Kertha, Padangsambian Kaja, Padangsambian Kelod, Dauh Puri Kelod dan Dauh Puri Kauh.
Kata Kunci :