Pemanfaatan limbah budidaya ikan hasil olahan secara mikrobiologis untuk media pertumbuhan Nannochloropsis oculata sebagai upaya pencegahan pencemaran perairan pesisir
Reagan Septory,
2015 | Tesis |Akumulasi limbah bahan organik dan anorganik yang berasal dari budidaya ikan dapat menyebabkan penyuburan (eutrofikasi) perairan yang dapat memicu terjadinya pertumbuhan alga secara berlebihan (blooming algae) sehingga berdampak negatif terhadap ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikawi, kimiawi dan biologis limbah budidaya ikan pada kondisi pemberian aerasi dan tanpa aerasi, dan untuk mengetahui kandungan nutrien dalam limbah budidaya ikan yang dapat digunakan untuk kultivasi mikroalga Nannochloropsis oculata. Dekomposisi limbah terjadi secara biologis dalam reaktor pada kondisi pemberian aerasi dan tanpa pemberian aerasi selama 14 hari. Selama pengujian limbah dilakukan pengamatan terhadap suhu, pH, BOD5 dan O2 terlarut. Senyawa NH3-N, NO2-N, NO3-N dan PO43- air limbah dianalisa secara spektrofotometri. Densitas N. oculata yang dikultivasir pada skala laboratorium dihitung dengan metode direct count sedangkan penentuan densitas total bakteri menggunakan metode Heterotrophic Plate Count (HPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan amoniak, nitrat dan nitrit pada perlakuan pemberian aerasi lebih cepat terjadi dibandingkan perlakuan tanpa aerasi. Fosfat pada kedua perlakuan menunjukkan peningkatan konsentrasi secara gradual dengan pola yang relatif sama. Konsentrasi fosfat tertinggi mencapai 0,9 mg/L pada kedua perlakuan. Kepadatan N. oculata dapat mencapai kepadatan tertinggi sebesar 19,75 x 106 sel/mL. Setelah kultivasi N. oculata konsentrasi amonia, nitrit, nitrat dan fosfat menjadi sangat rendah. Pemanfaatan limbah sebagai media kultivasi N. oculata dapat mendukung ketersediaan pakan alami dalam kegiatan budidaya ikan dan sekaligus pencegahan pencemaran perairan pesisir.
Kata Kunci :