Kearifan lokal masyarakat desa Bedoyo kecamatan Ponjong kabupaten Gunungkidul
Nesti Listianingrum,
2015 | Tesis |Keutuhan kearifan lokal di Indonesia umumnya lebih tinggi di wilayah perdesaan dibanding wilayah perkotaan. Perkembangan wilayah seiring waktu seperti industrialisasi, majunya teknologi informasi, dan perubahan gaya hidup dapat memengaruhi keberlanjutan praktek kearifan lokal oleh masyarakat Desa Bedoyo. Tujuan dari penelitian ini meliputi (1) mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Bedoyo, (2) mengetahui bentuk-bentuk kearifan lokal yang masih dipraktekkan maupun yang tidak oleh masyarakat Desa Bedoyo, dan (3) menganalisis keterkaitan antara kondisi sosial ekonomi dengan bentuk-bentuk kearifan lokal yang masih dipraktekkan maupun yang tidak oleh masyarakat Desa Bedoyo. Penelitian ini menggunakan data primer untuk mengetahui berbagai bentuk kearifan lokal yang masih dipraktekkan maupun tidak di Desa Bedoyo, dan data sekunder untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat secara terkini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non partisipatif dan wawancara. Jumlah sampel adalah 60 KK tani, pengambilan sampel di lapangan dilakukan dengan simple random sampling. Metode pengolahan data yang digunakan adalah dengan tabel frekuensi dan tabulasi silang (crosstab). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif yang didukung dengan tabel dan dokumentasi berupa foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Desa Bedoyo ditinggali penduduk dominan usia tua, mayoritas tingkat pendidikannya tamat sekolah dasar (SD) serta lebih banyak bergantung pada sektor pertanian, (2) Bentuk kearifan lokal masih banyak yang dipertahankan karena sudah mengakar pada mereka bahwa kearifan lokal sangat penting untuk dilestarikan. Keutuhan kearifan lokal dalam pengelolaan SDA masih minim dilihat dari pengetahuan mereka terhadap keberadaan dan kondisi SDA di Bedoyo seperti luweng, lokasi penambangan gamping, dan hutan, (3) Kondisi sosial ekonomi masyarakat memiliki keterkaitan yang bervariasi terhadap keutuhan kearifan lokal.
Kata Kunci :