Laporkan Masalah

Mikrozonasi seismik untuk kota Cilacap dan sekitarnya

Sulastri,

2015 | Tesis |

Mikrozonasi seismik sangat perlu dilakukan di Kota Cilacap, karena Cilacap mempunyai banyak infrastruktur penting, penduduknya padat, dan rawan terhadap bahaya gempa bumi. Penelitian ini merupakan salah satu bentuk mikrozonasi seismik untuk Kota Cilacap dan sekitarnya. Langkah - langkah mikrozonasi seismik dalam penelitian ini yaitu penentuan PGA di batuan dasar, penentuan faktor amplifikasi, kemudian penentuan PGA permukaan tanah, dan terakhir membandingkan PGA permukaan tanah dengan skala MSK-64. Penentuan PGA batuan dasar dilakukan dengan metode deterministik, yaitu menggunakan rumus attenuasi Youngs, untuk gempabumidengan Mw ? 6 dari catalog BMKG tahun 2009 – 2014. Hasilnya adalah gempabumiKebumen, 25 Januari 2014 mempunyai PGA batuan dasar terbesar yaitu 74,3 gal. Selanjutnya, penentuan faktor amplifikasi dilakukan dengan dua metode, yaitu metode ASCE 7 – 10 dan metode quick seismic microzonation Terdapat dua nilai faktor amplifikasi metode ASCE 7-10, yaitu 1.6 untuk tanah sedang dan 2.5 untuk tanah lunak. Faktor amplifikasi metode quick seismic microzonation bervariasi, dari 1,5 sampai 4,06. PGA permukaan merupakan perkalian antara PGA batuan dasar dengan faktor amplifikasinya. Metode ASCE 7 - 10 memberikan hasil PGA permukaan yang lebih baik daripada metode quick seismic microzonation untuk daerah penelitian. Setelah diverifikasi dengan data PGA permukaan dari akselerogram, PGA permukaan yang dihasilkan dengan metode ASCE 7 – 10 sebesar 118.88 gal mendekati nilai PGA permukaan akselerogram sebesar 102,65 gal. Sementara PGA Permukaan metode quick seismic microzonation sebesar 150,79 gal. Metode ASCE 7-10 lebih cocok diterapkan di Cilacap daripada metode quick seismic microzonation. Nilai PGA permukaan metode ASCE 7 – 10 mempunyai intensitas yang sama pada Skala MSK-64, yaitu skala VIII, sementara pada metode quick seismic microzonation terdapat daerah dengan intensitas VIII dan IX pada skala MSK-64. Daerah yang mempunyai nilai faktor amplifikasi tinggi pada kedua metode berasosiasi dengan bentuklahan fluvial yang berupa sungai dan bekas aliran sungai.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.