Efektivitas penggunaan filter circular polarizer pada lensa kamera untuk meningkatkan interpretabilitas Foto Udara format kecil : Kasus pemetaan penggunaan lahan disebagian desa Parangtritis dan Trihanggo kecamatan Kretek kabupaten Bantul
Saiful Arif,
2015 | Tesis |Foto udara format kecil banyak dipakai untuk menyediakan peta penggunaan lahan, akan tetapi dari berbagai pemotretan terdapat berbagai efek yang dapat mengurangi kualitas hasil pemotretan. Efek-efek tersebut dapat dikurangi dengan memasang filter Circular Polarizer pada lensa kamera yang diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan interpretabilitas foto udara. Penggunaan Filter Circular Polarizer Pada Lensa Kamera Untuk Meningkatkan Interpretabilitas Foto Udara yang bertujuan untuk: (1) mengkaji tingkat interpretabilitas foto udara format kecil untuk pemetaan penggunaan lahan; (2) mengkaji tingkat akurasi posisi dan tingkat akurasi isi foto udara untuk pemetaan penggunaan lahan; dan (3) memetakan penggunaan lahan di daerah penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan proses akuisisi foto udara dengan kamera yang dipasang filter dan tanpa filter CPL. Foto udara hasil akuisisi kemudian direktifikasi dan disajikan dalam bentuk foto cetak. Foto udara tersebut kemudian dibagikan kepada 20 responden untuk diinterpretasi sesuai dengan angket interpretabilitas foto udara. Selain interpretabilitas, foto udara hasil akuisisi juga dikaji akurasinya baik akurasi posisi maupun isi serta dibuat peta skala 1:5.000 dengan interpretasi visual. Hasil analisis data interpretabilitas foto udara didapatkan bahwa proses interpretasi yang dilakukan dengan menggunakan unsur warna, pola, dan tekstur mempunyai selisih interpretabilitas yang lebih besar dibandingkan dengan menggunakan unsur bentuk, ukuran, bayangan, situs, dan asosiasi, seperti pada kekeruhan yang mempunyai selisih interpretabilitas tinggi yaitu 0,47 serta jalan yang mempunyai selisih interpretabilitas rendah yaitu 0,03, sedangkan hasil analisis tingkat interpretabilitas foto udara secara keseluruhan didapatkan bahwa foto udara dengan menggunakan filter CPL mempunyai tingkat interpretabilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan foto udara tanpa filter CPL berturut-turut yaitu 2,5 dan 2,1 dengan nilai minimal 0 dan maksimal 4. Foto udara dengan dan tanpa filter CPL tersebut mempunyai akurasi posisi 7,7mCE95. Berdasarkan hasil klasifikasi didapatkan data bahwa penggunaan lahan yang ada di daerah penelitian terdiri dari 59 sub kelas yang dapat dikelompokkan menjadi 8 kelas. Penggunaan lahan yang paling luas yaitu sungai dan yang paling sempit yaitu kolam. Foto udara pada penelitian ini digolongkan kedalam Aras 6 dengan ciri-ciri dapat mendeteksi objek tiang listrik, mobil, motor, serta jalan setapak. kata kunci: filter, circular polarizer, interpretabilitas, foto udara format kecil
Kata Kunci :