Laporkan Masalah

Studi komparasi interpretabilitas citra ALOS AVNIR-2 dan landsat-8 untuk kajian geomorfologi di DAS Girindulu kabupaten Pacitan

Bekti Sukirman,

2015 | Tesis |

Kemajuan teknologi penginderaan jauh telah menghasilkan beberapa data yang bervariasi, baik dari segi kualitas spasial maupun temporalnya. Data penginderaan jauh dapat digunakan sebagai sumber data untuk melakukan kegiatan berbagai tema penelitian. Kajian dan pemetaan geomorfologi merupakan salah satu tema yang dapat dilakukan menggunakan sumnber data penginderaan jauh tersebut. Penelitian ini dilakukan di DAS Girindulu, Kabupaten Pacitan, Propinsi Jawa Timur. Sumber data yang digunakan adalah Citra ALOS AVNIR 2 dan Citra Landsat 8. Percobaan beberapa citra komposit dilakukan untuk mendapatkan citra yang terbaik. Metode pemilteran menggunakan metode high-pass dilakukan untuk memperoleh batas-batas morfologi yang jelas. Setelah dilakukan interpretasi visual, diperoleh unit-unit bentuklahan yang menjadi unsur pemetaan geomorfologi. Dukungan beberapa data tambahan yang lain, hasil interpretasi tersebut menjadi bahan untuk melakukan kajian geomorfologi dan petaaan geomorfologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra ALOS AVNIR 2 dan Landsat 8 dapat digunakan sebagai sumber data untuk Pemetaan geomorfologi, meskipun tingkat kedetailannya keduanya berbeda. Tiap citra juga memiliki kelebihan dan kesulitan yang berbeda pula. Berdasarkan resolusi spasialnya citra ALOS yang memiliki resolusi spasial 10x10m lebih baik dibanding dengan citra Landsat-8, yang memiliki resolusi spasial 30x30m. Kelemahannya Citra ALOS AVNIR-2 sudah tidak dapat lagi menghasilkan data baru karena mengalami kerusakan sejak tahun 2011. Citra Landsat 8 yang merupakan generasi penerus dari Landsat-7, mulai beroperasi dan dapat diunduh datanya secara gratis sejak Februari tahun 2013. Keywords: penginderaan jauh, geomorfologi, pengolahan citra, ALOS AVNIR 2, Landsat 8, pemfilteran, interpretasi visual

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.