Pemodelan spasial untuk pembuatan peta bahaya banjir dan peta tingkat risiko banjir Bengawan Solo dikota Surakarta
Toto Cahyono,
2014 | Tesis |Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan banjir Bengawan Solo guna menyusun peta bahaya banjir, peta kerentanan banjir dan peta tingkat risiko banjir akibat luapan Bengawan Solo di Kota Surakarta. Lokasi penelitian meliputi penggal alur Bengawan Solo di wilayah Kota Surakarta. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan analisis hidrograf, pemodelan banjir, analisis potensi bahaya banjir, analisis kerentanan banjir, dan analisis tingkat risiko banjir. Analisis hidrograf dilakukan dengan menghitung debit puncak rancangan, analisis geometrik sungai, dan analisis karakteristik banjir. Pemodelan spasial banjir menggunakan perangkat lunak ArcView dengan ekstensi HEC-GeoRAS dan perangkat lunak hidrologi HEC-RAS. Analisis potensi bahaya banjir diturunkan dari data hasil pemodelan spasial yaitu dari peta model genangan banjir dengan input debit puncak rancangan banjir periode ulang 60. Analisis kerentanan diturunkan dari peta penggunaan lahan dengan melakukan identifikasi elemen yang berisiko yang berada pada daerah bahaya. Analisis tingkat risiko dilakukan dengan cara overlay peta bahaya dan peta kerentanan banjir. Perangkat lunak ArcView 3.3 dengan ekstensi HEC-GeoRAS dan HEC-RAS mampu untuk melakukan pemodelan banjir dengan tingkat validasi yang tinggi. Validasi dilakukan dengan membandingkan kedalaman maksimum hasil pemodelan dengan kedalaman maksimum hasil perhitungan debit puncak rancangan dengan nilai perbedaan antara 0,68% - 4,54%. Meskipun secara kuantitatif peta model bahaya banjir rancangan sesudah pelurusan lebih luas daripada sebelum pelurusan, berdasarkan uji statistik penambahan luas tersebut tidak berbeda signifikan, artinya pelurusan alur tidak berpengaruh terhadap luas daerah bahaya banjir. Dari peta tingkat risiko banjir yang dihasilkan diketahui bahwa Kelurahan Sewu, Semanggi, Sangkrah dan Gandekan mempunyai potensi terkena risiko banjir tertinggi di Kota Surakarta. Kata Kunci: Pemodelan spasial, bahaya banjir, kerentanan banjir, risiko banjir, Kota Surakarta
Kata Kunci :