Analisis karakteristik dan tingkat karstifikasi akuifer karst disistem mataair Ngerong kecamatan Rengel kabupaten Tuban
M. Asyroful Mujib,
2015 | Tesis |Mataair karst merupakan outlet dari sistem hidrologi di kawasan karst yang dapat mencerminkan karakteristik dan kondisi akuifer daerah imbuhan. Penelitian ini dilakukan di Mataair Ngerong sebagai salah satu outlet yang dapat mewakili sistem akuifer Karst Rengel bagian selatan, Kabupaten Tuban. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui luas daerah imbuhan sistem Mataair Ngerong; (2) menganalisis karakteristik akuifer berupa tipe aliran, persentase aliran dasar, hidrokimia, dan respon mataair terhadap hujan; dan (3) mengetahui tingkat karstifikasi akuifer karst berdasarkan analisis hidrograf mataair. Neraca air digunakan untuk menentukan luas daerah imbuhan mataair. Alat pencatat tinggi muka air dan daya hantar listrik otomatis diletakkan di outlet mataair untuk mengetahui variasi temporal debit dan total ion terlarut. Pemisahan aliran dasar dilakukan melalui pendekatan recursive digital filtering. Interaksi air dan mineral batuan dianalisis melalui 16 sampel air yang mewakili kondisi debit saat musim hujan dan musim kemarau. Tiga stasiun hujan dipasang untuk mewakili daerah imbuhan bagian atas, bagian bawah, dan di luar daerah tangkapan yang menjadi inlet allogenic recharge saat terjadi banjir. Autokorelasi dan cross-korelasi diaplikasikan untuk mengetahui memori akuifer dan respon mataair terhadap kejadian hujan. Tingkat karstifikasi akuifer diketahui melalui analisis hidrograf dan resesi banjir mataair. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Daerah imbuhan Mataair Ngerong memiliki luasan 1.922 Ha yang meliputi Desa Rengel, Grabagan, dan Ngandong. (2) Karakteristik akuifer daerah penelitian adalah sebagai berikut: tipe imbuhan airtanah bersifat mixed aquifer (diffuse dan conduit) yang dicirikan dengan persentase aliran dasar bulanan cukup besar dan banjir puncak yang tinggi; sifat aliran didominasi oleh aliran dasar dengan nilai konstanta resesi baseflow sebesar 0,996; tipe kimiawi air adalah Ca-HCO3 dengan pelarutan yang intensif saat periode debit rendah; kapasitas simpanan akuifer cukup besar yang ditunjukkan dengan memory effect debit mataair selama 26 hari; respon mataair terhadap kejadian hujan cukup cepat yaitu 8 jam setelah hujan, dan (3) Akuifer sistem Mataair Ngerong berada pada tingkat karstifikasi rendah tahap akhir. Tingkatan ini berdasarkan analisis hidrograf merupakan akuifer yang telah terkarstifikasi sebagian (Dk=11,13) dan lebih banyak berkembang pada daerah imbuhan bagian atas, sedangkan berdasarkan kurva resesi banjir, nilai tingkat karstifikasi akuifer adalah 4,7 dengan ciri akuifer memiliki banyak rekahan kecil terbuka yang berkombinasi dengan sistem conduit yang jenuh air. Kata kunci: akuifer karst, mataair, hidrograf, hidrogeokimia, karstifikasi
Kata Kunci :