Laporkan Masalah

Analisis perubahan cadangan karbon vegetasi diwilayah rawan longsor menggunakan pemodelan cellular automata : Studi kasus sub Das Kodil kabupaten Purworejo

Annisa Pambudhi,

2014 | Tesis |

Hutan memiliki beragam fungsi bagi lingkungan, salah satunya adalah sebagai penyerap karbon yang dilepas di atmosfer. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar cadangan karbon dan perubahan cadangan karbon yang terjadi di tutupan hutan sub DAS Kodil menggunakan citra penginderaan jauh dan pemodelan Cellular Automata pada tahun 2003, 2007, 2013, dan 2018. Penelitian juga dilakukan untuk mengetahui pola dan analisa perubahan cadangan karbon yang terjadi di sub DAS Kodil. Metode yang dilakukan terbagi menjadi 2 tahapan utama yaitu pengukuran cadangan karbon dan penerapan model Cellular Automata. Cadangan karbon dihitung menggunakan persamaan regresi antara indeks vegetasi dan hasil pengukuran biomassa di lapangan. Cellular Automata digunakan untuk mengetahui proyeksi cadangan karbon pada tahun 2018, sehingga analisis perubahan cadangan karbon dapat dilakukan pada tahun 2002, 2007, 2013, dan 2018. Hasil menunjukkan bahwa nilai total cadangan karbon pada tahun 2002 adalah 3.731,75 kg/ha, 2007 adalah 3.815,84 kg/ha, 2013 adalah 4.333,99 kg/ha, dan proyeksi tahun 2018 adalah 4.527,98 kg/ha. Nilai akurasi proyeksi menggunakan pemodelan Cellular Automata cukup baik, yaitu 83,3% dengan indeks Kappa 0,75. Cadangan karbon terus bertambah setiap tahun meski dalam jumlah kecil, dipengaruhi oleh kerapatan vegetasi, usia dan jenis tanaman, serta perubahan penutup lahan. Kata kunci : cadangan karbon, Cellular Automata, indeks vegetasi

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.