Laporkan Masalah

Analisis ketersediaan ruang terbuka hijau dan indeks kenyamanan : Kasus kota Denpasar provinsi Bali periode tahun 2003 dan 2013

I Gede Putu Eka Suryana,

2014 | Tesis |

Ketersediaan RTH (Ruang Terbuka Hijau) merupakan salah satu kebutuhan pokok suatu kota, tak terkecuali Kota Denpasar Provinsi Bali.RTH merupakan salah satu kriteria yang dipertimbangkan dalam membentuk kenyamanan suhu dan kelembaban. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 mengenai penataan ruang menegaskan bahwa komposisi ideal RTH dari suatu kota adalah 30 % dari luas keseluruhan. Kecenderungan jumlah penduduk yang semakin meningkat menghadapkan pada berbagai persoalan, salah satunya perubahan pada tutupan lahan, khususnya terkait dengan RTH sehingga komposisi RTH menjadi tidak ideal. Terdapat hipotesis bahwa 1. Indeks kenyamanan dengan RTH (kondisi tahun 2003) lebih tinggi dibandingkan tanpa RTH (kondisi tahun 2013) atau sebaliknya, indeks kenyamanan kondisi RTH tahun 2003 lebih rendah dibandingkan kondisi RTH tahun 2013 2. Semakin rapat RTH maka, semakin tinggi indeks kenyamanan, sebaliknya semakin jarang RTH maka semakin rendah indeks kenyamanan atau semakin jarang RTH maka, semakin tinggi indeks kenyamanan, atau sebaliknya semakin rapat RTH maka semakin rendah indeks kenyamanan. Data yang digunakan untuk mengetahui perubahan RTH antara tahun 2003 dan 2013 adalah citra satelit Landsat 7 ETM+ dan Landsat 8 didukung data sekunder berupa Peta RTH Kota Denpasar. Data yang digunakan untuk mengetahui perubahan sebaran RTH adalah Peta RTH tahun 2003 dan 2013. Berdasarkan hasil tersebut kemudian dilaksanakan observasi indeks kenyamanan (THI) melalui pengukuran unsur suhu dan kelembaban. Data yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara kerapatan vegetasi dan indeks kenyamanan adalah data observasi pengukuran unsur suhu dan kelembaban menggunakan instrumen termometer dan hygrometer. Hasil penelitian berupa: Peta Perubahan RTH dari tahun 2003 dan 2013, tabel lokasi perubahan RTH dan perubahan indeks kenyamanan antara tahun 2003 dan 2013 serta hubungan antara kerapatan vegetasi dengan hasil perhitungan indeks kenyamanan. Berdasarkan hasil dapat dibahas bahwa 1) terjadi perubahan luas RTH di Kota Denpasar Bali sebesar 2234,4 Ha menjadi 1949,3 Ha, 2) indeks kenyamanan pada tahun 2003 lebih tinggi dibandingkan tahun 2013 3) kerapatan vegetasi pada RTH secara keseluruhan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kenyamanan. Nilai korelasi RTH keseluruhan adalah 0,17menyatakan hubungan sangat lemah. Nilai korelasi RTH berkanopi dengan kenyamanan adalah 0,72 menyatakan hubungan yang kuat dan tanpa kanopi adalah 0,28 menyatakan hubungan yang lemah antar variabel. Kata kunci : RTH, Indeks Kenyamanan, THI (Termal Humidity Index).

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.