Laporkan Masalah

Persepsi dan adaptasi masyarakat dalam pengurangan risiko dampak erosi pantai dikabupaten Pinrang Sulawesi Selatan

Rusdi,

2014 | Tesis |

Erosi pantai di Kabupaten Pinrang Propinsi Sulawesi Selatan telah mengakibatkan permasalahan lingkungan dan sosial, sedangkan masyarakat pesisir sangat menggantungkan hidupnya pada sumber daya pesisir. Masyarakat melakukan berbagai upaya untuk mengurangi dampak negatif tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi masyarakat tentang erosi pantai, mendeskripsikan dampak sosial ekonomi dan budaya, adaptasi masyarakat dalam pengurangan risiko dampak erosi pantai, dan peran pemerintah dalam menanggapi dampak erosi pantai. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD). Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Informan diwawancarai merupakan tokoh- tokoh kunci, instansi pemerintah dan masyarakat yang telah mengalaminya. Focus Group Discussion (FGD) dilakukan dengan mempertemukan masyarakat dengan Instansi Pemerintah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, masyarakat telah mengetahui dan sadar tentang kejadian tersebut, namun pengetahuan mereka masih bervariasi sesuai dengan sudut pandang dan pengalamannya. Masyarakat pesisir telah mengetahui waktu terjadi erosi pantai yaitu bulan Desember sampai bulan Maret. Erosi pantai mengakibatkan hilangnya lahan permukiman dan lahan tambak, kerusakan bangunan, kehilangan mata pencaharian dan kehilangaan rasa aman, perubahan pola tingkah laku masyarakat. Bentuk adaptasi dilakukan oleh masyarakat yaitu pembangunan rumah panggung, pembuatan pagar sementara dari bambu. Sebagian masyarakat melakukan adaptasi bersifat reaksioner, walaupun merasa terancam, mereka tetap bertahan karena tidak tersedianya lahan, akses terhadap lapangan kerja dekat dengan tempat tinggalnya, mahalnya biaya berpindah tempat. Peran pemerintah terhadap penanganan erosi pantai yaitu penanganan struktural dan konservasi. Penanganan secara struktural seperti pembangunan bronjong (groin), breakwater, revetment, seawall sedangkan penanganan secara konservasi dengan penanaman mangrove. Kata kunci: Erosi pantai, persepsi, adaptasi masyarakat, peran pemerintah

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.