Kajian sebaran iklim mikro dan persepsi wisatawan terhadap kenyamanan lingkungan objek wisata Goa : Kasus Wisata alam Goa Pindul desa Bejiharjo kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta
Surya Cipta Ramadhan Kete,
2014 | Tesis |INTI SARI Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebaran dan pola perubahan iklim mikro akibat respon wisatawan, mengkaji kenyamanan lingkungan dan daya tampung lorong goa, serta persepsi wisatawan terhadap kenyamanan lingkungan di Wisata Alam Goa Pindul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan analisis kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian meliputi iklim mikro dan wisatawan. Penentuan sampel iklim mikro ditentukan berdasarkan bentuk lorong goa dan keterdapatan pengunjung, sedangkan sampel wisatawan ditentukan dengan cara accidental sampling yaitu sebanyak 76 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa rerata sebaran iklim mikro bervariasi dari zona I hingga IV. Suhu udara terendah terjadi pada pukul 06:00-08:00 dan tertinggi pukul 12:00-14:00. Respon wisatawan terhadap pola perubahan iklim mikro menunjukan semakin tinggi wisatawan yang berkunjung semakin tinggi pengaruhnya terhadap iklim mikro. Evaluasi indeks kenyamanan menunjukan bahwa secara alamiah lorong wisata tergolong dalam klasifikasi agak tidak nyaman dengan nilai Discomfort Indeks diatas 270C. Daya tampung lorong goa sebesar 4.033 jiwa. Persepsi wisatawan terhadap kenyamanan lingkungan objek wisata terdiri dari aspek bio-fisik dan sosial termasuk dalam kategori kurang nyaman (51,3%) dan nyaman (48,7%). Hasil analisis uji Chi Square menunjukan bahwa nilai probabilitas di bawah 0,05 maka terdapat hubungan antara waktu kunjungan, usia dan jenis pekerjaan wisatawan terhadap kenyamanan lingkungan objek wisata goa. Kata kunci: Wisata alam, goa pindul, iklim mikro, persepsi, kenyamanan lingkungan
Kata Kunci :