Laporkan Masalah

Prediksi erosi permukaan dan evaluasi kemampuan lahan dengan pendekatan geomorfologi untuk menentukan prioritas dan arahan konservasi tanah dikecamatan Kokap kabupaten Kulonprogo

Arif Roziqin,

2014 | Tesis |

INTISARI Pengelolaan lahan seyogyanya dilakukan sesuai dengan kaidah konservasi, agar terciptanya lahan yang lestari dan tetap berproduksi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji karakteristik geomorfologi, (2) menganalisis bahaya erosi permukaan, (3) menganalisis kelas kemampuan lahan, dan (4) menyusun prioritas dan arahan konservasi tanah berdasarkan informasi bahaya erosi, kelas kemampuan lahan, dan karateristik geomorfologi. Analisis karakteristik geomorfologi dilakukan dengan pendekatan morfologi, morfogenesa, morfokronologi, dan morfoaransemen. Analisis bahaya erosi permukaan dengan model prediksi USLE dan pendekatan tebal solum. Analisis kelas kemampuan lahan dengan metode matching. Analisis prioritas dan arahan konservasi tanah dengan memanfaatkan informasi bahaya erosi, kelas kemampuan lahan, dan karakteristik geomorfologi. Hasil penelitian adalah (1) Daerah penelitian terbagi menjadi 12 satuan bentuklahan dengan 3 genesa yaitu vulkanik, struktural, dan fluvial. (2) Daerah penelitian terbagi menjadi 5 kelas tingkat bahaya erosi (TBE) yaitu TBE sangat berat dengan luas 1400,1 Ha atau 19,9%, TBE berat 1840 Ha atau 26,1%, TBE sedang 3125,9 Ha atau 44,3%, TBE rendah 310,7 Ha atau 4,4%, dan TBE sangat rendah 374,4 Ha atau 5,3%. (3) Daerah penelitian terbagi menjadi 6 kelas kemampuan lahan yaitu kelas I dengan luas 194,3 Ha atau 2,8%, kelas II 444,1 Ha atau 6,3%, kelas III 792,3 Ha atau 11,2%, kelas IV 1671,8 Ha atau 23,7%, kelas VI 160,8 Ha atau 2,3%, kelas VII 3779,7 Ha atau 53,6%. Daerah penelitian terdapat longsorlahan dengan tipologi rayapan, longsoran, nendatan, dan longsoran batu. (4) Daerah penelitian terbagi menjadi 3 kelas prioritas konservasi tanah yaitu prioritas I dengan luas 3855,5 Ha atau 54,8%, prioritas II dengan luas 2363,3 Ha atau 33,6%, dan prioritas III dengan luas 822,5 Ha atau 11,7%. Prioritas I diarahkan penggunaan lahan hutan lindung dan hutan konservasi, prioritas II diarahkan penggunaan lahan hutan produksi, kebun, ladang, pemukiman, rumput, dan prioritas III diarahkan untuk mempertahankan penggunaan lahan yang telah ada seperti sawah irigasi, sawah tadah hujan, ladang, kebun, dan pemukiman. Kata kunci: Erosi, Kemampuan Lahan, Longsorlahan, Geomorfologi, dan Konservasi Tanah.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.