Determinan unmet need pelayanan keluarga berencana di Indonesia : Analisis data SDKI 2012
Ratna Anita Sari,
2014 | Tesis |INTISARI Hasil SDKI 2012 menunjukkan bahwa angka unmet need kontrasepsi di Indonesia sebesar 11,4%. Tingginya angka unmet need merupakan salah satu penyebab TFR 2,1 pada 2014 tidak dapat tercapai. Program KB melalui penggunaan kontrasepsi merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan kelahiran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh dari faktor lemahnya motivasi untuk mengontrol fertilitas (umur wanita, keinginan menggunakan kontrasepsi di masa mendatang), keterjangkauan pelayanan kontrasepsi (lokasi tempat tinggal, indeks kesejahteraan, pengetahuan tentang kontrasepsi), kesehatan dan efek samping (pernah tidaknya menggunakan KB, konseling KB) serta penolakan keluarga, sosial, budaya (komunikasi dengan suami, diskusi dengan keluarga) yang dianggap sebagai prediktor yang dapat mempengaruhi terjadinya unmet need. Langkah ini penting dalam meningkatkan pelayanan KB, maka determinan yang ditemukan dalam penelitian ini kemudian dicocokkan dengan program KB yang dilakukan oleh pemerintah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data SDKI 2012. Uji statistic yang digunakan adalah chi square dan regresi logistik binner dengan CI (Confidence Interval) 95% dan p < 0,05. Analisa dilakukan menurut tiga kategori wilayah, yaitu Indonesia, Jawa-Bali, dan luar Jawa-Bali. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang bermakna antara umur wanita, lokasi tempat tinggal, indeks kesejahteraan, pengetahuan tentang kontrasepsi, pernah tidaknya menggunakan KB, konseling KB, komunikasi dengan suami, dan diskusi dengan keluarga terhadap terjadinya unmet need. Faktor paling berpengaruh terhadap unmet need di Indonesia secara keseluruhan dan wilayah luar Jawa-Bali adalah komunikasi dengan suami, sedangkan di wilayah Jawa-Bali adalah konseling KB. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap unmet need di dalam model regresi logistik binner terdapat perbedaan antar wilayah. Determinan unmet need telah direspon dalam program/kegiatan BKKBN Kata kunci: unmet need, kontrasepsi, wilayah, program KB.
Kata Kunci :