Penyusunan peta taktual RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
Siti Muslichah,
2016 | Skripsi |Tunanetra adalah seseorang yang memiliki hambatan dalam penglihatan atau indera penglihatannya tidak berfungsi. Indera penglihatan seseorang berperan penting dalam mendapatkan informasi dari lingkungan. Tunanetra membutuhkan fasilitas dalam mengenali informasi spasial yang ada disekitarnya yang dapat disajikan dalam bentuk peta yang informatif dan praktis. Sehingga dengan adanya peta tersebut kepentingan pendidikan dan pemahaman terhadap lingkungan dapat dipahami secara mandiri. Peta taktual menggunakan representasi data dalam bentuk peta yang menggunakan indera peraba dan dikembangkan dengan variabel taktual kartografi untuk penyusunan peta taktual. RSUP Dr. Sardjito merupakan rumah sakit terbesar yang ada di Yogyakarta dan rumah sakit ini memiliki area yang rinci sehingga dapat disajikan dalam bentuk peta taktual yang sederhana sehingg dapat disajikan dalam bentuk peta taktual sederhana yang sesuai dengan kemampuan sasaran penggunaan peta. Berdasarkan dengan masalah-masalah tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui informasi yang dibutuhkan oleh tunanetra tentang fasilitas RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta (2) Membuat peta taktual secara kartografi RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta (3) Melakukan uji keterbacaan terhadap peta taktual RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Pengetahuan informasi yang dibutuhkan oleh tunanetra tentang fasilitas RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta diketahui dengan wawancara terbuka, wawancara tersebut dilakukan dengan alat kuisioner. Selanjutnya pembuatan peta taktual yang dilakukan yaitu studi pustaka yang selanjutnya dilakukan simbolisasi dan desain peta yang disesuaikan dengan variabel taktual dan referensi-referensi lain dalam pembuatan peta taktual. Produksi peta taktual menggunakan tehnik thermoforming yang diperlukan master map dalam produksinya. Tehnik ini menggunakan substrat plastik sebagai media pencetakan petanya. Uji keterbacaan dilakukan dengan menggunakan wawancara, kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui apakah peta taktual yang telah diproduksi tersebut dapat terbaca dengan baik atau tidak oleh tunanetra. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diketahui informasi yang dibutuhkan oleh tunanetra yaitu pada fungsi keruangan yang ada di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Peta taktual RSUP Dr. Sardjito dibuat dalam tiga peta yaitu peta taktual RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, peta taktual RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta bagian utara dan peta taktual RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta bagian selatan. Pembagian tersebut dibagi karena informasi yang dibutuhkan oleh tunanetra pada muka peta yaitu perfasilitas, sehingga untuk memperlihatkan kenampakan yang jelas. Pembuatan peta taktual dilakukan dengan menggunakan variabel-variabel taktual dengan menyesuaikan persepsi oleh pengguna peta (tunanetra). Hasil dari uji keterbacaan pada peta taktual RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta masih terkesan rumit untuk dibaca karena adanya penyesuaian media yang ada dengan skala peta yang kecil. Sedangkan pada peta taktual RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Bagian Utara dan Bagian Selatan pembacaannya tidak rumit tetapi pada peta ini harus dibutuhkan pemahaman yang bagus mengenai legenda khusus yang ditampilkan lebih detail.
Kata Kunci :