Partisipasi pelaku pernikahan usia dini dalam program keluarga berencana dikecamatan Wonosari dan kecamatan Saptosari kabupaten Gunungkidul
Erina Hertanti,
2016 | Skripsi |Partisipasi pasangan pelaku pernikahan usia dini dalam program Keluarga Berencana sangat diperlukan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan akibat pernikahan usia dini. Hal ini karena usia kawin pertama berpengaruh pada panjangnya masa reproduksi wanita. Penelitian dilakukan di Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui partisipasi pelaku pernikahan usia dini dalam program Keluarga Berencana dan 2) mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi pelaku pernikahan usia dini dalam program Keluarga Berencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah crosstab dan uji asosiasi Sommer’s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Mayoritas wanita pelaku pernikahan usia dini di Kecamatan Wonosari turut berpartisipasi dalam program Keluarga Berencana yaitu sebanyak 73,3 persen sedangkan 26,7 persen sisanya tidak berpartisipasi, namun di Kecamatan Saptosari pelaku pernikahan usia dini yang menjadi akseptor lebih rendah dibanding dengan yang menjadi non-akseptor, yaitu masing-masing sebesar 46,67 persen dan 53,33 persen. 2) Faktor yang berhubungan dengan partisipasi pelaku pernikahan usia dini dalam program Keluarga Berencana di Kecamatan Wonosari adalah tingkat pengetahuan dan persepsi terhadap program KB, sedangkan di Kecamatan Saptosari faktor yang berhubungan adalah tingkat pengetahuan dan akses pelayanan KB.
Kata Kunci :