Strategi penghidupan pelaku usaha pariwisata kawasan Banten lama didesa Banten kecamatan Kaseman kota Serang
Nita Yunita Ferdiani,
2016 | Skripsi |Kawasan Banten Lama dikenal sebagai salah satu warisan budaya, peninggalan kerajaan islam sejak abad ke-16 hingga abad ke-19, dan menjadi ‘icon’ pariwisata unggulan Provinsi Banten, khususnya Kota Serang. Dengan adanya kawasan wisata tersebut mendorong masyarakat beraktivitas sebagai pelaku usaha pariwisata guna memenuhi kebutuhan keluarga dan wisatawan. Kegiatan masyarakat sebagai pelaku usaha pariwisata memberikan pengaruh pada kondisi penghidupannya baik secara langsung maupun tidak langsung, terutama terhadap kondisi elemen penghidupan yaitu kepemilikan aset (pentagon assets), akses, dan aktivitas yang dipengaruhi oleh seasonality (musiman) sebagai konteks kerentanan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi karakteristik masyarakat pelaku usaha pariwisata Kawasan Banten Lama, Desa Banten; (2) Mendeskripsikan kondisi penghidupan masyarakat pelaku usaha pariwisata Kawasan Banten Lama, Desa Banten; (3) Menganalisis strategi penghidupan masyarakat pelaku usaha pariwisata Kawasan Banten Lama, Desa Banten. Penelitian ini menggunakan metode survey terhadap 58 responden pelaku usaha pariwisata Banten Lama dengan pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pelaku usaha pariwista Banten Lama merupakan penduduk usia produktif yang memiliki tingkat pendidikan masih tergolong relatif rendah. Sebagian besar pelaku usaha merupakan pendatang yang mana faktor psikologis berupa keluarga/usaha keluarga, pernikahan, adanya peluang usaha, dan tidak memiliki keahlian lain merupakan faktor pendorong mereka untuk bekerja di lokasi Banten Lama. Sebagian besar pelaku usaha pariwisata Banten Lama memiliki kondisi aset, akses, dan aktivitas yang cukup baik. Aset fisik dan finansial menjadi aset tumpuan bagi pelaku usaha dalam pemenuhan kebutuhan. Secara keseluruhan akses di Banten Lama belum terlalu baik. Sedangkan untuk aktivitas pelaku usaha dipengaruhi oleh seasonality (musiman) yang mempengaruhi sifat jenis usaha (utama dan sampingan). Strategi penghidupan pelaku usaha pariwisata Banten Lama saat low season dan peak season tidak terlalu berbeda secara signifikan. Hal tersebut dikarenakan pelaku usaha pariwisata cenderung pasrah terhadap kondisi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua tipologi strategi penghidupan yang dilakukan oleh pelaku usaha pariwisata Banten Lama, yaitu survival dan konsolidasi.
Kata Kunci :