Laporkan Masalah

Pemanfaatan sistem informasi geografis untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap sebaran harga lahan dikota Magelang

Angela Belladova Arundina,

2016 | Skripsi |

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas air di Sungai Deli, mengidentifikasi beban pencemaran yang masuk akibat limbah domestik maupun limbah industri, mengkaji aktifitas masyarakat dan kegiatan industri yang menyebabkan air sungai menjadi tercemar, merumuskan prioritas strategi pengendalian pencemaran air di Sungai Deli, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode survei lalu mengambil sampel air penelitian di lapangan. Selain mengambil sampel air sungai juga dilakukan pengukuran lebar dan kedalaman sungai serta kecepatan aliran sungai. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui debit sungai. Sedangkan sampel air sungai dibawa ke laboratorium Dinas Kesehatan untuk dianalisis. Dalam hal pengambilan sampel responden masyarakat dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil kuisioner yang didapat dari masyarakat dianalisis menggunakan metode SWOT dan hasil wawancara dengan pihak yang berkompeten dalam strategi pengendalian pencemaran air dianalisis dengn menggunakan metode AHP. Hasil analisis kemudian diolah dengan program Expert Choice 11.0 untuk menentukan skala prioritas pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah domestik berperan besar dalam mencemari Sungai Deli. Aktifitas mandi, mencuci, dan buang air besar yang dilakukan masyarakat bantaran sungai menyebabkan masukan bahan organik menjadi tinggi sehingga menghasilkan BOD yang juga tinggi. Beban pencemaran yang paling tinggi disumbang dari parameter COD yaitu sebesar 230.247 kg/hari disusul parameter BOD sebesar 12.850,7 kg/hari. Pada unsur logam berat, parameter timbal menyumbang beban pencemaran paling tinggi yaitu sebesar 101,69 kg/hari disusul oleh parameter seng yaitu sebesar 100,97 kg/hari. Strategi pengendalian pencemaran dalam menjaga kualitas air difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana, meningkatkan program pengawasan yang dilakukan oleh instansi pengaplikasian program-program pengendalian pencemaran yang diwujudkan secara nyata dan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui program sosialisasi dan pelatihan untuk dapat menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.