Laporkan Masalah

Analisis tingkat kerawanan longsor pada sebagian jalan kelas IIIC disub DAS Gesing kabupaten Purworejo Jawa Tengah

Ika Indah Karlina,

2016 | Skripsi |

Longsor jalan merupakan salah satu bencana longsor yang sering kali terjadi dan menimbulkan kerugian fisik dan material. Pembangunan jalan pada daerah dengan topografi berbukit dilakukan dengan pemotongan lereng sehingga menghasilkan kemiringan lereng baru yang lebih terjal. Lokasi penelitian berada pada potongan jalan kelas IIIC Sub-DAS Gesing Kabupaten Purworejo yang menghubungkan Kabupaten Purworejo dengan D.I. Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah: (1). Mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya longsor pada jalan di Sub-DAS Gesing, (2). Mengidentifikasi tipe-tipe longsor yang terjadi pada jalan di Sub-DAS Gesing, dan (3). Mengetahui tingkat kerawanan longsor longsor pada jalan di Sub-DAS Gesing. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode sensus untuk menyetahui titik dan tipe longsor pada segmen jalan kelas IIIC. Setiap titik longsor dilakukan perhitungan dimensi longsor dan pengamatan faktor penyebab terjadinya longsor jalan di daerah penelitian. Peta kerawanan longsor dibuat dengan menggunakan nilai kerapatan longsor dan dibagi menjadi lima kelas kerawanan longsor. Peta kerawanan dibedakan menjadi kelas kerawanan longsor jalan dan kerawanan titik longsor. Hasil penelitian diketahui bahwa penyebab longsor jalan kelas IIIC Sub-DAS Gesing adalah pemotongan lereng, curah hujan, kondisi drainase, dan tanah yang sangat tebal akibat proses geologi. Tipe longsor yang umum ditemui adalah tipe translasional dan rotasional. Hasil peta kerawanan titik menunjukan 25,00% jalan kelas IIIC dengan kerawanan sangat tinggi, 16,18% tinggi, 35,29% sedang, 16,18% rendah, dan 7,35% sangat rendah. Sementara, hasil yang diperoleh dari peta kelas kerawanan longsor jalan yakni 40,28% sangat tinggi, 17,00% sedang, 21,65% rendah, 21,06% sangat rendah.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.