Laporkan Masalah

Penilaian tingkat kerentanan menggunakan spatial multi criteria evaluation disebagian daerah rawan longsor kabupaten Bogor

Sofyan Sauri,

2016 | Skripsi |

Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang berpotensi untuk terjadi tanah longsor. Hal itu tidak terlepas dari letak geografis Kabupaten Bogor yang sebagian besar berupa dataran tinggi, perbukitan dan pegunungan serta memiliki curah hujan tinggi sehingga mengindikasikan sebagai daerah rawan bencana terutama tanah longsor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kerentanan di daerah yang rawan bencana longsor dan mengetahui tingkat kapasitas daerah terhadap bahaya longsor. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Unit analisis penelitian adalah 16 desa rawan bencana longsor yang terletak di bagian timur Kabupanten Bogor. Metode Spatial Multi Criteria Evaluation (SMCE) digunakan untuk mengetahui tingkat kerentanan pada setiap desa yang rawan akan bencana longsor. Hasil tingkat kerentanan kemudian dilakukan pemodelan dengan membuat lima macam skenario yaitu skenario fisik, sosial, ekonomi, lingkungan dan equal. Perbandingan lima jenis skenario yang digunakan menunjukan perbedaan zonasi tingkat kerentanan pada setiap skenarionya. Hasil skenario menunjukan Desa Sumurbatu merupakan desa yang tergolong sangat tidak rentan pada hampir semua skenario, kecuali pada skenario fisik. Berbeda dengan Desa Sukamakmur, Pabuaran dan Wargajaya yang tergolong desa sangat rentan pada hampir semua skenario. Tingkat kapasitas dianalisis secara deskriptif sesuai data yang diperoleh dari informan kunci pada setiap desa di lapangan. Informasi yang didapatkan di lapangan bahwa semua desa memiliki sistem peringatan dini dalam bentuk kentungan/sirine yang termasuk sistem peringatan dini sederhana sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap bencana longsor. Namun, tidak semua desa memiliki organisasi/forum bencana serta jalur dan tempat evakuasi khusus. Masih terdapat pula desa yang belum pernah mendapat sosialisasi bencana.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.