Kajian kondisi layak huni kota Balikpapan berdasarkan persepsi masyarakat
Padma Sekar Annisa,
2016 | Skripsi |Kota Balikpapan memiliki misi yang salah satunya adalah mewujudkan kondisi kota yang layak huni dan berwawasan lingkungan. Sebagai salah satu kota industri serta kota perdagangan dan jasa tentu cukup sulit untuk mewujudkan misi tersebut. Terutama mengingat bahwa semakin meningkatnya jumlah penduduk yang menyebabkan peningkatan kebutuhan lahan dan berbagai macam permasalahan lain. Permasalahan-permasalahan tersebut kemudian akan mempengaruhi tingkat layak huni Kota Balikpapan. Menilik dari hal tersebut diatas, maka perlu dilakukannya kajian kondisi kota berdasarkan aspek-aspek kota layak huni. Kajian kota layak huni tersebut dilakukan dengan menggunakan indikator dari Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP). Kajian tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat layak huni Kota Balikpapan dan mengetahui indikator yang paling menentukan layak huni Kota Balikpapan yang keduanya didasarkan pada persepsi masyarakat Kota Balikpapan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan data sekunder. Sampel responden ditentukan berdasarkan teknik pengambilan sampel area sampling dan quota sampling. Teknik pengolahan data menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dan SPSS. Analisis dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Balikpapan menurut persepsi masyarakat cenderung sudah layak huni, namun masih ada beberapa indikator yang perlu mendapatkan perhatian lebih , yaitu indikator ketersediaan fasilitas difabel, ketersediaan air bersih, biaya hidup, perlindungan budaya lokal, dan lapangan kerja. Indikator yang paling menentukan kondisi layak huni Kota Balikpapan adalah kebersihan, pengelolaan sampah, kualitas fasilitas kesehatan, ketersediaan fasilitas pendidikan, dan keamanan.
Kata Kunci :