Pengaruh perubahan penggunaan lahan sempadan sungai terhadap perkembangan meander Bengawan Solo provinsi Jawa Timur tahun 1997-2014
Ica Elismetika Komra,
2016 | Skripsi |DAS Bengawan Solo memiliki fungsi dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat, namun kian hari kondisi Bengawan Solo semakin menurun. Bengawan Solo termasuk DAS kritis karena alih fungsi lahan pada sempadan sungai. Perubahan penggunaan lahan tanpa konservasi mempengaruhi gerak aliran air menyebabkan penggerusan tebing sungai semakin intensif, sehingga diperlukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perubahan (1) perubahan penggunaan lahan, (2) indeks sinuositas, dan (3) menganalisis pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap indeks sinuositas. Data penggunaan lahan, alur sungai, dan panjang sungai didapatkan dari interpretasi citra Landsat 5 TM dan Landsat 8 OLI/TIRS. Perhitungan indeks sinuositas mempertimbangkan panjang alur sungai dan panjang mendatar sungai. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi yaitu meningkatnya penggunaan lahan permukiman dan lahan bukan pertanian oleh aktivitas manusia pada sempadan sungai. Nilai indeks sinuositas Bengawan Solo mengalami perubahan tetapi tidak menyebabkan terjadinya perubahan alur sungai. Perubahan penggunaan lahan mempengaruhi nilai indeks sinusitas namun nilai indeks sinusitas tidak mempengaruh perubahan alur. Aktivitas ini menyebabkan beberapa bagian pada alur sungai menjadi lebih lengkung dan lurus.
Kata Kunci :