Pemanfaatan citra penginderaan jauh untuk pemetaan ketersediaan ruang terbuka hijau dan tingkat kenyamanan disebagian kota Semarang
Anindita Indraputra,
2016 | Skripsi |Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki berbagai fungsi seperti ekologis, sosial, estetika, maupun ekonomi. Ketersediaan RTH di kawasan perkotaan tidak jarang berkurang oleh karena kebutuhan pembangunan fisik kota. Oleh karena itu, RTH memiliki peranan dalam menjaga kenyamanan lingkungan suatu kota. Data penginderaan jauh dapat digunakan untuk mengetahui ketersediaan RTH dan tingkat kenyamanan kota. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengkaji kemampuan data penginderaan jauh yang digunakan dalam menyediakan informasi terkait ketersediaan ruang terbuka hijau dan parameter tingkat kenyamanan yang ada di Kecamatan Semarang Selatan, Candisari, dan Gajahmungkur, dan (2) Analisis mengenai tingkat pengaruh faktor-faktor parameter terkait tingkat kenyamanan kota. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana analisis yang digunakan adalah analisis statistik dan analisis deskriptif kualitatif terhadap parameter tingkat kenyaman yang terdiri dari suhu, kelembaban, kepadatan bangunan, dan kerapatan vegetasi. Penyadapan parameter RTH dan tingkat kenyamanan dilakukan dengan memanfaatkan citra IKONOS dan citra Landsat 8. Hasil akhir dari penelitian ini adalah peta ketersediaan RTH dan peta tingkat kenyamanan berdasarkan interpretasi visual Citra IKONOS melalui metode matching antara kepadatan bangunan dan kerapatan vegetasi serta peta tingkat kenyaman berdasarkan metode THI. Selain itu, penelitian ingin mengetahui pengaruh parameter terhadap tingkat kenyamanan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa citra IKONOS mampu memberikan ketelitian interpretasi yang baik dan mampu untuk memberi informasi terkait jenis dan luas RTH. Keberadaan RTH yang ada berasosiasi dengan jalan raya dan pusat kegiatan. Hanya Kecamatan Gajahmungkur yang telah memenuhi syarat minimal RTH meskipun secara keseluruhan untuk RTH publik pada masing-masing wilayah masih belum memenuhi syarat minimal 20% luas wilayah. Kepadatan dan kerapatan vegetasi secara hasil regresi statistik masuk kedalam kategori sedang sehingga cukup memberikan pengaruh terhadap tingkat kenyamanan yang didasarkan pada THI.
Kata Kunci :