Studi ketersediaan airtanah bebas untuk proyeksi kebutuhan air domestik dikecamatan Ngemplak kabupaten Sleman
Ramadhan Ristiawan,
2015 | Skripsi |Pertumbuhan penduduk di Kecamatan Ngemplak cukup besar. Kondisi ini disebabkan oleh pengaruh pertumbuhan kota. Pengaruh pertumbuhan kota memberikan dampak pada sumberdaya airtanah. Penelitian ketersediaan dan kebutuhan airtanah bebas di Kecamatan Ngemplak mempunyai tiga tujuan. Tujuan penelitian untuk mengetahui ketersediaan dan kebutuhan air domestik, melakukan perbandingan ketersediaan dan kebutuhan, serta melakukan proyeksi kebutuhan dibandingkan dengan ketersediaan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Proses sampel menggunakan teknik quota (quota sampling) melalui wawancara dan pengukuran. Hasil yang diperoleh yaitu kebutuhan air domestik dan fluktuasi airtanah. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan memperhatikan aspek keruangan. Tahapan penelitian yang dilakukan dengan menghitung ketersediaan airtanah bebas, kebutuhan air domestik, imbuhan airtanah dan hasil aman. Hasil penelitian menunjukkan ketersediaan airtanah tahun 2014 sebesar 534.965.265,38 m3/tahun, sedangkan kebutuhan air domestik sebesar 164,46 liter/kapita/hari. Kebutuhan air domestik penduduk tahun 2014 sebesar 3.947.674,29 m3/tahun, untuk industri 630.227 m3/tahun, untuk peternakan 256.199 m3/tahun, imbuhan airtanah 23.778.490 m3/tahun, hasil aman 14.488.073,10 m3/tahun. Prediksi kebutuhan dan ketersediaan airtanah berdasarkan proyeksi penduduk diperoleh tahun kritis setelah tahun 2129. Berdasarkan hasil penelitian yang dicapai menunjukkan kebutuhan air masih belum melewati hasil aman.
Kata Kunci :