Persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan dalam pembuatan e-KTP dikecamatan Tulung Selapan kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)
Riko Thomas,
2015 | Skripsi |Pelayanan publik pada dasarnya berkaitan dengan kinerja aparatur pemerintahan itu sendiri, pelayanan yang baik sangat bergantung pada berbagai aspek, yaitu bagaimana pola penyelenggaraannya (tata laksana), kehandalan sumber daya manusianya (pegawai), dukungan dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan dalam pembuatan e-KTP, dan (2) adakah pengaruh variabel demografi (umur) dan variabel sosial (tingkat pendidikan) terhadap kualitas pelayanan tersebut di Kecamatan Tulung Selapan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara terstruktur dibantung dengan menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi (1) analisis deskriptif, untuk mengetahui persepsi masyarakat berdasarkan pelayanan yang diperoleh dari kantor camat, selanjutnya (2) analisis regresi ordinal dan korelasi sperman, untuk mengetahui pengaruh variabel demografi (umur) dan variabel sosial (tingkat pendidikan) terhadap kualitas pelayanan dalam pembuatan e-KTP. Hasil penelitian menunjukkan (1) persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan dalam pembuatan e-KTP sudah baik, karena sistem pelayanan sudah sesuai dengan antrian, petugas melayani dengan baik dan cepat, kebersihan ruangan kantor camat sudah bersih dan tersedianya tempat pembuangan sampah, serta kelengkapan fasilitas dalam pembuatan e-KTP juga sudah lengkap, namun ada aspek yang belum baik yaitu pada aspek access dan desa Lebung Gajah merupakan desa yang penilaian persepsi paling rendah. (2) tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap persepsi masyarakat mengenai kualitas pelayanan dalam pembuatan e-KTP. Tetapi pada tingkat perguruan tinggi tidak berpengaruh signifikan, karena pada tingkat perguruan tinggi memberikan persepsi yang lebih kritis. Selanjutnya pada variabel demografi (umur) tidak berpengaruh terhadap persepsi.
Kata Kunci :