Laporkan Masalah

Kajian kota layak huni ditinjau dari aspek lingkungan hidup dikota Tegal Jawa Tengah

Hillary Kristarani,

2015 | Skripsi |

Era kini banyak masyarakat kota mengeluhkan ketidaknyamanan lingkungan kota tempat tinggal mereka. Kota layak huni atau The Livable City merupakan gambaran sebuah lingkungan dan suasana kota yang nyaman sebagai tempat tinggal dan sebagai tempat untuk beraktifitas yang dilihat dari berbagai variabel baik fisik maupun non-fisik (Wheeler, 2004). Lokasi penelitian berada di Kota Tegal yang berada di wilayah pesisir yang mana memiliki potensi pengembangan wilayah pada sumber daya alam, pelabuhan niaga, pariwisata, sentra industri, hingga perdagangan dan jasa. Berbagai potensi tersebut menjadi suatu ancaman bagi wilayah apabila pengembangannya tidak memperhatikan aspek ekologisnya. Suatu kota yang berkembang perlu mempertimbangkan keberlanjutannya (sustainability) sehingga layak untuk ditinggali. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi kelayakan huni Kota Tegal yang yang ditinjau dari aspek lingkungan hidup dan (2) mengidentifikasi persepsi masyarakat Kota Tegal mengenai kelayakan huni yang ditinjau dari aspek lingkungan hidup di Kota Tegal. Penelitian ini dilakukan dengan teknik pengambilan sampel yaitu cluster sampling dan purposive sampling. Responden yang dipillih yakni individu di dalam setiap cluster. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan data sekunder. Sedangkan teknik pengolahan data dengan statistik SPSS dan Microsoft Excel serta teknik analisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Tegal layak dihuni apabila ditinjau dari beberapa aspek lingkungan hidup, yakni variabel kualitas udara (secara umum baik namun terdapat 3 dari 9 lokasi sudah tercemar), kesehatan masyarakat dan lingkungan sosial. Namun, Kota Tegal belum layak untuk dihuni apabila ditinjau dari beberapa aspek lingkungan hidup, yakni variabel kualitas air permukaan/sungai dan air bersih/sumur serta Ruang Terbuka Hijau (RTH). Berdasarkan persepsi masyarakat Kota Tegal, Kota Tegal sudah layak huni apabila ditinjau dari aspek lingkungan hidup seperti variabel kualitas udara dan air bersih, kesehatan masyarakat, serta lingkungan sosialnya. Namun masyarakat masih merasa penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kota Tegal masih kurang.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.