Aplikasi citra landsat TM (Thematic Mapper) dan OLI (Operational Land Imager) untuk pemetaan perubahan tutupan dan kerapatan mangrove tahun 1990-2015 di pulau Batam dan sekitarnya
Bernadetta Alnybera Febriannaningsih,
2015 | Skripsi |Ekosistem mangrove sangat penting dalam fungsi ekologis dan ekonomi di wilayah pesisir. Pada sisi lain, ekosistem mangrove mengalami kerusakan akibat perubahan tutupan lahan. Perubahan mangrove menjadi lahan non-mangrove yang terjadi dapat dideteksi dengan citra Landsat TM dan OLI secara multitemporal. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan citra Landsat TM dan OLI untuk identifikasi tutupan mangrove, mengetahui perubahan tutupan mangrove dan kerapatannya secara multitemporal, dan mengetahui penyebab terjadinya perubahan mangrove. Penelitian ini menggunakan citra Landsat TM path 125 row 59 perekaman tanggal 31 Agustus tahun 1990, 16 September tahun 1990, 19 Maret tahun 2000, citra Landsat OLI perekaman tanggal 25 Februari tahun 2015, dan 13 Maret tahun 2015. Metode yang digunakan dalam mendapatkan data perubahan mangrove adalah interpretasi citra dan transformasi NDVI. Penentuan penyebab terjadinya perubahan mangrove dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan seluruhnya berjumlah 75. Kegiatan lapangan dilakukan pada tanggal 1-29 juni 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Landsat TM dan OLI mampu digunakan untuk mengidentifikasi tutupan mangrove dengan akurasi yang dihasilkan pada peta tutupan lahan sebesar 95% dan pada peta kerapatan mangrove sebesar 90,8%. Mangrove di wilayah kajian mengalami perubahan yang cenderung menurun. Tahun 1990-2000 terjadi pengurangan seluas 18,45 km2, sedangkan pada tahun 2000-2015 terjadi pengurangan seluas 21,78 km2. Berdasarkan data yang diperoleh rata-rata kerapatan mangrove secara berturut-turut pada tahun 1990, 2000, dan 2015 adalah 78,89%, 78,36%, dan 75,77%. Penyebab dominan terjadinya perubahan mangrove di wilayah kajian adalah faktor manusia
Kata Kunci :